Enam juta pemain dalam dua hari. Bukan angka yang bisa diabaikan, terutama untuk judul yang rilis di platform lebih sedikit dibanding pendahulunya dan tanpa bonus pandemi yang dulu mendongkrak angka Forza Horizon 5.
Playground Games agaknya sadar momentum ini tidak boleh disia-siakan. Studio asal Inggris itu langsung merilis peta jalan pasca-peluncuran, mengakui sejumlah masalah teknis di sisi PC sekaligus menjanjikan serangkaian konten yang akan terus mengalir sepanjang tahun. Hotfix untuk error "Pemuatan Tidak Valid" sudah ditendang keluar, tapi lebih banyak perbaikan disebut masih dalam perjalanan.
Di Steam, debutnya historis. Forza Horizon 6 melewati 300.000 pemain bersamaan di akhir pekan pertama, menggeser Halo Infinite dari posisi puncak sebagai judul Xbox Game Studios paling banyak dimainkan di platform tersebut, meski selisihnya hanya beberapa ratus orang. Tipis, tapi tetap saja rekor.
Soal konten, seri Daftar Putar Festival pertama bertajuk "Welcome to Japan" sudah berjalan dengan acara dan hadiah yang merayakan mobil-mobil Jepang. Pembaruan bulanan dijanjikan setelahnya, membawa mobil baru, fitur tambahan, dan konten lain yang belum dirinci seluruhnya. Pemain premium punya alasan ekstra untuk menunggu Juli: Paket Mobil "Italian Passion" sudah mengantre, ditambah dua ekspansi yang masuk dalam bundel Premium Edition dan Premium Upgrade.
Sementara manajemen konten diurus tim di Leamington Spa, komunitas pemain justru sibuk dengan urusan yang lebih membumi: siapa mobil tercepat di drag strip? Analisis yang beredar di kalangan pemain pekan ini, berdasarkan pengujian mendalam dalam game terhadap berbagai kendaraan dan rentang harga, menunjukkan bahwa drag racing di Forza Horizon 6 adalah disiplin yang lebih menghargai persiapan ketimbang insting semata.
Juara tak terduganya adalah 1994 Mazda MX-5 Miata Forza Edition, bertengger di S2 class dengan rating 850. Harga dasarnya 500.000 credits, bisa turun jadi 450.000 kalau muncul di Horizon Festival Drag Strip dengan diskon 10%. Tambahkan sekitar 100.000 credits untuk tuning, dan Anda punya senjata drag yang sah. Kuncinya ada di statistik acceleration dan launch yang harus dimaksimalkan ke angka 10, entah lewat setup manual atau drag tune buatan komunitas.
Bagi yang tidak ingin menguras kantong virtual, 2012 Nissan GT-R Black Edition R35 di harga 80.000 credits dari Autoshow layak dipertimbangkan. Butuh tuning, tapi opsinya ada. Lebih irit lagi, ada 1991 Honda Beat seharga 15.000 credits. Di atas kertas terasa seperti lelucon, tapi setelah disuntik sekitar 100.000 credits untuk upgrade dan didorong ke S1 class, ia menjelma jadi salah satu sleeper build paling mengejutkan di game ini.
Pertanyaannya, apakah pilihan mobil saja cukup? Tidak. Miata FE dalam kondisi stock tidak akan mengalahkan GT-R yang sudah di-tune dengan serius. Pengetahuan tuning, kalau data komunitas ini bisa dipercaya, sama berpengaruhnya dengan tebal dompet in-game.
Bagi pemain baru yang bingung harus mulai dari mana, mungkin pertanyaan yang lebih relevan bukan mobil mana yang paling kencang, tapi garasi seperti apa yang ingin dibangun seiring konten Playground Games terus mengalir setiap bulan.