Enam juta pemain dalam hitungan hari. Bukan angka marketing biasa, itu sinyal bahwa Playground Games berhasil mempertahankan relevansi franchise Forza Horizon di pasar game yang makin sesak.
Forza Horizon 6 resmi meluncur pada 19 Mei 2026 untuk PC via Steam dan Xbox Series X/S. Sebelum tanggal rilis penuh pun, game ini sudah mencetak lebih dari 1 juta pemain selama periode Early Access. Momentum itu kemudian meledak: puncak pemain simultan di Steam menyentuh 273.148 orang berdasarkan data SteamDB per 20 Mei, sementara rata-rata pemain aktif tiap jamnya bertahan di kisaran 150 ribu.
Pencapaian ini sekaligus menggeser Halo Infinite dari posisi teratas judul Xbox Game Studios paling banyak dimainkan di Steam, meski selisihnya hanya beberapa ratus pemain di puncaknya. Entah kebetulan atau tidak, Forza Horizon 6 juga tidak mendapat "bonus" pandemi seperti yang sempat mendongkrak angka pendahulunya. Murni dari kualitas, dan dari daya tarik setting-nya.
Setting Jepang memang taruhan besar Playground Games di seri keenam ini. Bertahun-tahun komunitas meminta Jepang sebagai lokasi, dan hasilnya adalah peta open-world yang diklaim paling padat dalam sejarah seri Horizon: jalanan neon Tokyo, rute berliku pegunungan bersalju, kawasan pesisir. Lebih dari 550 mobil tersedia, dengan sistem progresi menuju gelar "Legenda Horizon" yang menggabungkan koleksi kendaraan dan eksplorasi peta.
Sisi multiplayer juga digarap serius. Menu Horizon Play mengonsolidasi berbagai mode kompetitif dalam satu antarmuka, termasuk Spec Racing yang menyamakan performa semua kendaraan peserta, dan Touge Showdown yang mengambil lokasi di lima jalur pegunungan ikonik. Beberapa mode yang sebelumnya hanya hadir sebagai konten tambahan di seri lalu kini diintegrasikan permanen sejak hari pertama. Langkah yang, kalau dipikir-pikir, sudah seharusnya dilakukan dari dulu.
Komunitas Steam merespons dengan ulasan "Very Positive". Pemilihan latar Jepang dan kualitas visual jadi poin pujian terbanyak. Kritik muncul seputar integrasi sistem yang dianggap kurang mulus bagi pengguna Steam, terutama sistem undangan teman yang masih harus melewati aplikasi Xbox atau Windows Game Bar, serta perilaku AI lawan yang sesekali mengganggu flow balapan.
Soal teknis, cukup banyak pemain PC tersandung error "Invalid Gaming Services Detected" saat peluncuran. Penyebabnya sederhana: Forza Horizon 6 butuh Gaming Services Windows versi minimal 36.113.2002, lebih baru dibanding syarat kebanyakan game sebelumnya. Pemain yang lama tidak memperbarui komponen itu langsung kena imbasnya. Kabar baiknya, pembaruan lewat Microsoft Store biasanya cukup membereskan masalah dalam dua menit.
Playground Games juga membuat keputusan desain yang menarik perhatian, yakni menjadikan pohon sakura dan area kuil tertentu sebagai elemen yang tidak bisa dihancurkan. Di seri yang premisnya adalah melibas apapun dengan kecepatan 240 mph, pilihan ini terasa disengaja sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya Jepang. Sakura adalah simbol yang terlalu kuat untuk dijadikan puing-puing asal tabrak.
Ada Easter egg yang langsung viral. Penyiar radio Hospital Records, stasiun ikonik yang hadir sejak Forza Horizon 2, mengajak pemain "ambil kamera dan potret semuanya" lalu menyambungnya dengan kalimat: "ini seperti game mengoleksi asal Jepang yang tidak boleh kami sebutkan namanya karena alasan hukum." Referensi ke Nintendo dan The Pokemon Company itu tidak perlu penjelasan bagi siapa pun yang mengikuti industri ini. Fakta bahwa studio Microsoft merasa nyaman melontarkannya bilang banyak soal betapa luasnya reputasi tersebut kini dipahami, setidaknya di kalangan gamer yang jeli.
Untuk konten live service, event pertama "Welcome to Japan" sudah berjalan selama empat minggu dengan rotasi musiman. Musim panas menghadirkan Toyota Altezza RS200 Z Edition 1999 dan Mitsubishi Lancer Evolution IX MR 2006. Mulai 28 Mei, musim gugur membawa Nissan Skyline GT-R V-Spec 1997 dan Honda CR-X SiR 1991. Selesaikan cukup banyak tantangan dan Mazda Furai 2008 yang langka bisa masuk garasi. Angka yang tidak main-main, baik dari sisi hadiah maupun dari sisi ambisi kontennya.
Bagi pelanggan Xbox Game Pass Ultimate atau PC Game Pass, Standard Edition bisa dimainkan tanpa biaya tambahan. Versi Steam dijual mulai Rp 900.000, tersedia dalam tiga edisi: Standard, Deluxe, dan Premium. Versi PlayStation 5 dijadwalkan menyusul akhir tahun ini. Pertanyaannya, berapa lama tren ini bertahan sebelum pasar berikutnya ikut terbuka?