JUMAT, 2 OKTOBER 2026

Home  ›  Bisnis  ›  Emas Perhiasan 18 Agustus 2026: Harga Kompak Stagn...

Bisnis

Emas Perhiasan 18 Agustus 2026: Harga Kompak Stagnan Setelah Naik Sehari Sebelumnya

Harga emas perhiasan di tiga platform utama terpantau solid pada Selasa pagi ini, setelah sempat bergejolak naik di sebagian besar kadar pada Senin kemarin. Emas 24 karat Raja Emas Indonesia bertahan di Rp2.250.000 per gram.

Harga Emas Perhiasan Toko Gadjah Hari Ini 18 Agustus 2026, Cek di Sini

Harga emas perhiasan di tiga platform utama kompak tidak bergerak pada Selasa, 18 Agustus 2026, setelah sehari sebelumnya mencatat kenaikan di Raja Emas Indonesia dan Laku Emas. Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi (HRTA), dan Laku Emas dari CMK Group ketiganya bertahan di level yang sama sejak sesi pagi, bak jeda napas setelah sprint pendek.

Sepanjang Senin kemarin, Raja Emas Indonesia yang paling agresif bergerak. Emas 24 karat mereka naik dari Rp2.235.000 di sesi pagi ke Rp2.250.000 di siang hari. Emas 23 karat melonjak cukup tajam, dari Rp1.990.000 ke Rp2.080.000. Laku Emas turut merespons dengan kenaikan tipis di hampir semua kadar, emas 24 karatnya tercatat Rp2.310.000 per gram di sesi siang Senin. HRTA? Tidak kemana-mana. Stabil dari pagi sampai malam.

Kini di Selasa pagi, angka-angka itu bertahan tanpa goyah. Raja Emas Indonesia mematok emas 24 karat di Rp2.250.000 per gram, 22 karat di Rp1.914.000, dan 18 karat di Rp1.568.000. Laku Emas juga stagnan, 24 karatnya tetap di Rp2.310.000 dan kadar 22 karat dihargai Rp1.912.000 per gram.

HRTA mempertahankan pola yang sama. Kadar 22 karat mereka tercatat paling tinggi di antara semua platform, yakni Rp2.588.000 per gram, dengan 20 karat dibanderol Rp2.394.000. Selisih harga HRTA yang mencolok dibanding platform lain agaknya mencerminkan komponen desain dan nilai merek pada produk perhiasannya, bukan semata kandungan emas.

Dari sudut yang lebih luas, pilihan kadar ternyata bukan sekadar soal anggaran. Toko Emas Gadjah di hari yang sama menawarkan emas putih 17 karat di Rp2.120.000 per gram, Rp10.000 lebih mahal dari emas kuning di kadar yang sama. Pola serupa muncul di kadar 16 karat: emas kuning Rp1.890.000 versus emas putih Rp1.900.000. Selisih kecil, tapi konsisten.

Bagi yang berencana beli hari ini, harga per gram bukan satu-satunya angka yang relevan. Ongkos pembuatan, berat bersih, kebijakan buyback masing-masing toko bisa bikin total yang keluar dari kantong sangat berbeda dari kalkulasi awal. Pertanyaannya sederhana tapi sering dilupakan: berapa yang bisa diklaim kembali saat jual? Emas perhiasan dan emas batangan itu dua dunia berbeda, dan investor yang tidak paham selisihnya sering nyangkut di biaya pembuatan yang tidak bisa diklaim balik.

Kalau tren dua hari ini dijadikan patokan, pasar perhiasan sedang menunggu sinyal berikutnya, entah kebetulan atau tidak, pergerakan emas spot global dan arah rupiah terhadap dolar sama-sama belum memberikan sinyal tegas. Stabilnya harga hari ini bisa jadi bukan ketenangan. Bisa jadi akumulasi tekanan sebelum langkah berikutnya.