Rp2.572.000 per gram. Segitu harga emas Antam pagi ini, naik Rp7.000 dari posisi sebelumnya di Rp2.565.000, terpantau di laman resmi Logam Mulia sekitar pukul 09.04 WIB pada Jumat ini.
Kenaikan serupa terjadi di Pegadaian. Produk Galeri 24 ukuran 1 gram dibanderol Rp2.532.000, naik Rp16.000 dari perdagangan Sabtu (10/10/2026) yang berada di Rp2.516.000. Emas UBS tidak ketinggalan, bergerak dari Rp2.539.000 ke Rp2.556.000 per gram, naik Rp17.000 dalam sehari. Keduanya kompak menguat di hari Minggu ini.
Dari sisi harga beli kembali, Antam mencatat buyback di Rp2.376.000 per gram. Galeri 24 sedikit di atasnya, yakni Rp2.386.000 per gram. UBS? Dipatok Rp2.360.000. Spread antara harga jual dan buyback berkisar Rp170.000 hingga Rp200.000 tergantung produk. Bukan angka yang bisa diabaikan, terutama bagi investor dengan horizon pendek.
Soal pajak, perlu diperhatikan. Pembelian emas Antam dikenai PPh 0,25 persen dari harga dasar. Adapun transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta kena potong PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen langsung dari total nilai transaksi. Bagi investor yang sering keluar-masuk posisi, kalkulasi pajak ini agaknya perlu masuk dulu ke spreadsheet sebelum keputusan dieksekusi.
Untuk ukuran lebih besar, harga emas Antam hari ini: Rp25.215.000 untuk 10 gram, Rp62.912.000 untuk 25 gram, Rp251.412.000 untuk 100 gram. Satu kilogram? Rp2.512.600.000. Sekitar Rp2,5 miliar. Bukan main.
Kenaikan harga di kanal-kanal akhir pekan ini berjalan searah dengan tren penguatan logam kuning di pasar global, yang belakangan kembali jadi pelarian investor seiring gejolak ekonomi dunia. Apakah momentum ini berlanjut ke pekan depan, atau sekadar koreksi teknikal sesaat, masih jadi tanda tanya. Harga emas, seperti selalu, sewaktu-waktu bisa berbalik arah.