Empat puluh juta penayangan dalam waktu singkat terdengar seperti mimpi bagi tim marketing mana pun. Tapi buat Dear Passengers, angka itu datang bersama gelombang protes yang tidak kecil.
Game simulasi penerbangan besutan developer Flexus ini mendadak jadi perbincangan setelah trailer resminya beredar di X. Pemicunya bukan gameplay yang revolusioner. Satu karakter bernama "Epst.J" yang muncul dalam cuplikan hampir dua menit itu sudah cukup untuk menyulut komunitas gamer.
Secara teknis, nama itu bisa saja merujuk pada EPST, singkatan dari European Pilot Selection & Training, sekolah penerbangan berbasis di Belanda. Gabungkan dengan huruf J di belakangnya, dan kamu punya kombinasi yang oleh sebagian besar penonton langsung dibaca sebagai sindiran ke Jeffrey Epstein. Para gamer, agaknya, bukan tipikal audiens yang mudah melewatkan detail seperti itu.
Kecurigaan makin tebal dengan kemunculan karakter lain bernama "PDaddy", yang kalau dikaitkan dengan nama P. Diddy, rasanya sulit dianggap kebetulan murni. Epst.J pun terlihat berinteraksi tidak wajar dengan penumpang misterius berperawakan mirip Donald Trump, lengkap dengan adegan si karakter ditampar lalu dilempar keluar pesawat. Penonton tidak butuh waktu lama untuk menarik kesimpulan.
"Kenapa sih ada nama pengguna seperti itu di TRAILER RESMI game ini?" tulis seorang pengguna X. Pengguna lain lebih blak-blakan: "Siapa yang mau memainkan game yang memasarkan dirinya dengan lelucon Epstein yang menjijikkan?"
Kritik yang mengalir bukan sekadar soal selera humor. Banyak gamer menilai referensi ke pelaku kejahatan seksual nyata terasa dipaksakan, seolah tim marketing Flexus sedang berusaha keras terlihat edgy tapi salah perhitungan. Efeknya justru mengaburkan apa yang sebenarnya ditawarkan game ini: simulasi kerja kru kabin, di mana pemain berkolaborasi menjaga ketertiban, melayani penumpang, dan mengatasi insiden di dalam pesawat.
Konsep itu punya daya tarik tersendiri bagi penggemar genre simulasi. Sayangnya pesan itu tenggelam, dihajar kontroversi yang entah disengaja atau tidak justru mendominasi percakapan.
Terlepas dari kecaman, trailer tersebut meraup 128 ribu tanda suka, 10 ribu kali dibagikan ulang, dan disebarkan hingga 42 ribu kali. Ironis. Dear Passengers dijadwalkan meluncur di Steam pada 2026, dan pertanyaannya sekarang cuma satu: apakah kontroversi ini akan menjelma jadi rasa penasaran yang mendorong orang mengunduhnya, atau justru sebaliknya?