SENIN, 12 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Bukan Sekadar Kamera: Tiga Faktor Penentu Rekaman...

Tekno

Bukan Sekadar Kamera: Tiga Faktor Penentu Rekaman Konser di Smartphone

Samsung ungkap tiga pilar utama yang menentukan kualitas foto dan video konser dari smartphone — dan kamera hanyalah salah satunya.

Banyak orang masih mengira kualitas rekaman konser di smartphone ditentukan sepenuhnya oleh resolusi kamera. Tidak sesederhana itu, ternyata.

Dalam acara "Concert Mode with Galaxy S26 Ultra" yang digelar Samsung Electronics Indonesia bersama KompasTekno di Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2026), Ilham Indrawan selaku MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia membeberkan tiga faktor yang sebetulnya paling berpengaruh terhadap hasil foto dan video konser. Ketiganya: performa perangkat, Galaxy AI, dan kualitas kamera.

Performa jadi fondasi. Tanpa responsivitas perangkat yang solid, dua faktor lainnya tidak akan banyak membantu. Konser bukan setting yang ramah buat smartphone biasa, kondisi ramai, pencahayaan buruk, dan durasi perekaman panjang adalah kombinasi yang bisa membuat perangkat kelas menengah tersengal. Flagship, kata Ilham, wajib tetap kencang tanpa perlambatan dalam kondisi seburuk apa pun.

Faktor kedua, Galaxy AI, agaknya jadi pembeda yang paling menarik secara praktis. Bukan gimmick. Salah satu fungsi yang paling berguna di lingkungan konser adalah object eraser, yang memungkinkan pengguna membuang "photobomb" kepala orang atau gangguan latar belakang hanya dalam beberapa ketukan. "Sekarang banyak konten yang menggunakan AI supaya hasilnya lebih sempurna, dan Galaxy AI bisa dipakai ketika pengguna sedang dalam konser," jelas Ilham.

Konteks itu penting. Konser bukan sesi pemotretan studio yang bisa diulang kapan saja. Setiap momen berlangsung sekali, dan AI yang terintegrasi langsung di perangkat, kalau ini bisa dipercaya bekerja tanpa bergantung koneksi cloud, bisa jadi selisih antara konten yang layak dibagikan dan yang langsung dihapus.

Soal kamera, Ilham tidak bicara resolusi semata. Yang ditekankan adalah kemampuan menghasilkan foto tajam secara instan, tanpa perlu banyak utak-atik pengaturan, saat kondisi cahaya minim dan objek bergerak terus. "Ketika konser, kamera HP pengguna harus bisa menghasilkan konten yang sesuai keinginan, tajam, effortless, tapi hasilnya tetap bagus," ungkapnya.

Effortless. Kata itu kuncinya.

Galaxy S26 Ultra hadir sebagai perangkat yang, setidaknya itu klaim Samsung, mengintegrasikan ketiga faktor tersebut secara optimal. Dapurnya ditopang chip Snapdragon 8 Elite Gen 5, sementara sistem kameranya dipimpin sensor utama 200 MP dengan kemampuan zoom tinggi tanpa kehilangan detail yang berarti. Apakah klaim itu bertahan di kondisi pit konser yang sesungguhnya, itu soal lain, dan hanya pengguna di lapangan yang bisa menjawabnya.