SABTU, 17 OKTOBER 2026

Home  ›  Finansial  ›  BRI KKB Expo Sapa 131 Kota, Bunga Flat Mulai 1,8%...

Finansial

BRI KKB Expo Sapa 131 Kota, Bunga Flat Mulai 1,8% untuk Mobil Baru

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk menggelar BRI KKB Expo gelombang kedua pada 10–14 Agustus 2026 secara serentak di 131 kantor BRI seluruh Indonesia, menawarkan suku bunga flat mulai 1,8 persen untuk pembelian mobil baru.

Saat Mobilitas Masyarakat Kian Dinamis, Akses Pembiayaan Kendaraan Semakin Dibutuhkan

Gelombang kedua BRI KKB Expo sudah di depan mata. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadwalkan pameran pembiayaan kendaraan berikutnya pada 10 hingga 14 Agustus 2026, digelar serentak di 131 kantor BRI yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Ini bukan debut. Gelombang pertama sudah lebih dulu berlangsung pada 6-10 Juli 2026 di jumlah lokasi yang identik. Responsnya, kata manajemen, merata di seluruh penjuru, Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, sampai kawasan timur Indonesia. Angka kunjungan dan pengajuan awal kredit yang mengalir dari berbagai sudut nusantara itu agaknya jadi bahan bakar untuk menggeber putaran berikutnya.

"Respons ini menjadi indikasi kuat bahwa aktivasi berbasis jaringan kerja seperti ini memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan," kata Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto dalam siaran pers, Jumat (17/7/2026).

Soal penawaran, BRI tidak pelit. Untuk pembelian mobil baru, calon pembeli bisa mengantongi suku bunga flat mulai 1,8 persen dengan tenor satu tahun, dan jangka kredit bisa memanjang hingga lima tahun. Uang muka dipatok mulai 10 persen, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Setiap Surat Pemesanan Kendaraan yang terealisasi mendapat bonus saldo BRIZZI Rp 500.000, plus kesempatan meraih special price dan hadiah dari dealer mitra.

Pilihan kendaraannya pun tidak main-main. Dari merek Jepang, Toyota, Honda, Daihatsu, Suzuki, Mitsubishi, Mazda, pengunjung juga bisa melirik nama-nama asal Korea dan Eropa seperti Hyundai dan BMW. Deretan merek China turut hadir: BYD, Denza, Chery, Wuling, Jaecoo, Geely, hingga AION. Semua bisa dikompare skema pembiayaannya di satu lokasi, tanpa perlu keliling dari satu showroom ke showroom lain.

Konsep "one-stop" inilah yang sejatinya menjadi inti strategi BRI. Satu atap, satu kunjungan, calon debitur bisa mencari informasi, menghitung simulasi angsuran, berkonsultasi, langsung mengajukan kredit. Aris menyebut ini sebagai upaya BRI memperkuat bisnis konsumer sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan kendaraan, dua hal yang sulit dipisahkan ketika tren mobilitas terus merangkak naik.

Bagi BBRI sendiri, segmen Kredit Kendaraan Bermotor adalah bagian dari mesin pertumbuhan konsumer yang terus dipacu. Jaringan 131 kantor yang diaktivasi sekaligus bukan sekadar pamer cakupan. Ini sinyal bahwa BRI serius menggarap pasar yang selama ini kerap didominasi perusahaan multifinance. Bank pelat merah berlomba masuk ke segmen yang sama, dan BRI memilih jalur pameran massal dengan dukungan ekosistem internal sebagai senjatanya. Bak gayung bersambut, kalau jaringan dan mitra dealer sudah solid.

Pertanyaannya sederhana: seberapa besar konversi dari sekadar kunjungan ke akad kredit yang aktual? Itu yang akan menentukan apakah model aktivasi seperti ini layak dijadikan agenda rutin, atau hanya meriah di permukaan tapi tipis di laporan realisasi.