RABU, 7 OKTOBER 2026

Home  ›  Finansial  ›  BRI Consumer Expo 2026: KPR Mulai 1,75%, tapi Jang...

Finansial

BRI Consumer Expo 2026: KPR Mulai 1,75%, tapi Jangan Asal Tanda Tangan

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menggelar Consumer Expo 2026 di JICC Senayan dengan promo KPR bunga mulai 1,75% dan KKB mulai 1,59%, sekaligus mengingatkan calon pembeli rumah agar tidak memaksakan cicilan di luar kemampuan.

Sobat BRI,, BRI bekerja sama dengan Jaya Property dalam program BRI KPR Rumah Discovery Azzura. Satu rumah tapi punya dua living room yang terletak di kawasan premium Bintaro, selangkah menuju Rumah

Tiga hari, 58 pengembang properti, 43 merek kendaraan, dan satu pesan yang terus diulang: jangan ambil KPR kalau kualitas hidupmu bakal ikut terseret.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menggelar BRI Consumer Expo 2026 di Hall A dan B Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan, Jumat (22/5) hingga Ahad (24/5). Dalam satu atap, BRI menghadirkan promo kredit pemilikan rumah (KPR) berbunga mulai 1,75 persen fixed satu tahun, serta kredit kendaraan bermotor (KKB) mulai 1,59 persen untuk tenor satu tahun. Travel fair dan puluhan merchant kebutuhan rumah tangga turut meramaikan.

Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto menyebut expo ini sengaja dirancang agar masyarakat bisa mengakses solusi pembiayaan hunian, kendaraan, hingga perjalanan dalam satu lokasi, tanpa harus keliling kantor cabang atau pameran terpisah.

Tapi di balik deretan angka promo itu, ada pesan yang agaknya lebih penting dari sekadar bunga rendah. Senior Manager Retail Payment & Card BRI Cipto Haryabi mengingatkan calon pembeli agar tidak terseret euforia pameran dan langsung tanda tangan akad tanpa perhitungan matang. Pendapatan bulanan, pengeluaran rutin, dana darurat, semuanya harus sudah dipetakan sebelum cicilan pertama jatuh tempo.

Jangan sampai kualitas hidup ikut amblas. "Yang paling penting setelah ambil KPR, kualitas hidup jangan sampai turun," tegas Cipto. Kalau angka yang diinginkan nasabah terasa terlalu besar, kata dia, bank akan mengarahkan ke pilihan yang lebih aman.

Cipto juga menyinggung rekam jejak developer, terutama untuk proyek yang masih dalam tahap pembangunan. Bukan hal baru di industri properti, tapi entah kebetulan atau tidak, peringatan itu selalu relevan tiap kali pameran semacam ini digelar. Pasar properti punya sejarah panjang soal ini.

Di sesi talkshow, expo menghadirkan pasangan artis Putri Titian dan Junior Liem. Keduanya berbagi cerita soal properti pertama mereka: sebuah apartemen studio yang dibeli ketika kondisi finansial masih terbatas. Bukan langsung rumah besar. "Kalau dipikir terus enggak akan mulai-mulai," ungkap Putri. Seiring waktu, aset itu berkembang dan menjadi batu loncatan menuju hunian yang lebih besar.

Junior lebih lugas. Jangan jor-joran, katanya. Rumah pertama tidak harus sempurna, yang berbahaya justru kalau cicilan sampai menggerus arus kas keluarga. "Rumah pertama enggak harus langsung yang wah," ujar Junior. "Nanti cash flow bisa bermasalah."

Narasi dari pasangan selebritas itu bak penguat pesan yang sama dari sisi perbankan: properti pertama adalah soal keberanian memulai, bukan soal langsung memilih yang terbaik. Bagi BBRI sendiri, expo semacam ini terbukti efektif sebagai kanal distribusi kredit konsumer, terutama di segmen first-time buyer yang butuh panduan, bukan cuma promo.