JUMAT, 16 OKTOBER 2026

Home  ›  Finansial  ›  Bitcoin Tersungkur ke US$63.700, Pasar Kripto Diha...

Finansial

Bitcoin Tersungkur ke US$63.700, Pasar Kripto Dihajar Dua Tekanan Sekaligus

Harga bitcoin memasuki zona merah pada Jumat pagi, tertekan sentimen risk-off akibat eskalasi geopolitik di Timur Tengah sekaligus aksi ambil untung investor yang ramai melepas aset saat harga mendekati US$65.000.

Crypto market dips amid geopolitical tensions a... | Pluang

Harga bitcoin melorot ke kisaran US$63.717 pada Jumat pagi (17/7/2026), tergerus kombinasi tekanan geopolitik Timur Tengah yang kembali memanas dan gelombang profit-taking investor yang memilih hengkang saat harga mendekati level psikologis US$65.000.

Dalam 24 jam terakhir, aset kripto terbesar di dunia ini amblas 1,55 persen. Kamis (16/7) pukul 19.45 WIB, harga sudah tergelincir ke US$63.848. Tren negatif berlanjut hingga Jumat pagi, bitcoin sempat menyentuh US$63.869 sebelum akhirnya bergerak di sekitar US$63.717, setara Rp 1,14 miliar per koin dengan kurs Rp 17.986 per dolar AS.

Kapitalisasi pasar bitcoin hari ini mencapai US$1,27 triliun, atau sekitar Rp 22.850 triliun. Masif. Tapi agaknya tidak cukup untuk menahan tekanan jual yang datang dari dua arah sekaligus.

Sentimen risk-off menjadi kata kunci. Meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran membuat pelaku pasar global kompak memangkas eksposur ke aset berisiko, dan bitcoin, entah kebetulan atau tidak, kembali masuk dalam keranjang yang pertama dilepas saat mood pasar memburuk. Korelasi bitcoin dengan S&P 500 dan emas tercatat di level 64 persen, sinyal kuat bahwa pergerakan kripto saat ini lebih banyak didorong faktor makro ketimbang dinamika internal pasar kripto itu sendiri. Pertanyaannya, berapa lama pola ini bertahan?

Aksi jual dari investor yang sudah cuan, maupun yang nyangkut di level atas, ikut memperburuk keadaan. Saat harga mendekati US$65.000 pekan lalu, banyak yang memilih ambil untung. Gelombang selling pressure itu menahan laju kenaikan sekaligus mempercepat koreksi begitu sentimen berbalik. Pola klasik, kalau kata veteran pasar.

Sepekan lalu bitcoin masih mencatatkan kenaikan 0,84 persen. Tapi pergerakan harian dalam beberapa hari terakhir menggambarkan pasar yang lesu, cenderung stagnan, menunggu katalis baru yang belum kunjung datang.

Selama ketegangan geopolitik belum mereda, sulit berharap bitcoin segera bangkit. Pasar kripto memang sudah lama bukan lagi pulau terpencil yang imun dari gejolak global.