KAMIS, 8 OKTOBER 2026

Home  ›  Finansial  ›  Bitcoin Terpeleset ke $74.500, Tekanan Geopolitik...

Finansial

Bitcoin Terpeleset ke $74.500, Tekanan Geopolitik Belum Ada Ujungnya

Bitcoin kembali terkoreksi ke kisaran $74.500 di tengah ketidakpastian geopolitik yang masih menghantui pasar aset berisiko. Meski dana ETF spot tercatat keluar, sebagian analis justru membacanya sebagai sinyal akumulasi.

Bitcoin rangebound as altcoins rally while derivatives signal downside risk: Crypto Markets Today

Bitcoin kembali tergelincir ke kisaran $74.500, melanjutkan pelemahan beberapa hari terakhir dan membawa aset kripto terbesar di dunia ini menuju kerugian mingguan yang cukup dalam.

Tekanan datang dari arah yang sudah familiar: ketidakpastian geopolitik yang belum juga menemukan titik terang. Ketika sentimen risiko global memburuk, Bitcoin kerap jadi salah satu yang pertama dilepas investor, dan pola itu kembali berulang pekan ini. Bukan fenomena baru, tapi tetap menyakitkan bagi yang nyangkut di harga atas.

Yang justru menarik adalah data arus dana ETF Bitcoin spot. Sepanjang periode koreksi ini, tercatat aliran keluar yang cukup besar dari instrumen tersebut. Bagi sebagian investor, angka outflow semacam ini langsung dibaca sebagai tanda kepanikan massal. Wajar saja.

Tapi Santiment, platform analitik data on-chain, punya pembacaan yang berbeda. Mereka mencatat bahwa pola outflow dari ETF Bitcoin spot saat sentimen pasar ketakutan secara historis justru kerap menjadi sinyal beli kontrarian. Argumennya sederhana: ketika investor ritel berbondong-bondong keluar, biasanya smart money sedang diam-diam masuk dari pintu belakang.

Apakah kali ini pola itu berulang? Entah kebetulan atau tidak, beberapa indikator on-chain lain memang menunjukkan tekanan jual yang mulai melandai. Belum ada konfirmasi reversal yang meyakinkan. Tapi setidaknya, itu klaim Santiment.

Dari sisi teknikal, $74.000 kini jadi medan pertempuran krusial. Kalau area ini jebol secara konsisten, koreksi lanjutan ke bawah $70.000 terbuka lebar. Sebaliknya, kalau Bitcoin bertahan dan rebound dari zona ini, narasi "buy the dip" bakal ramai lagi.

Buat investor ritel, situasi ini bak pedang bermata dua: keluar sekarang berarti merealisasikan kerugian di puncak kepanikan, bertahan pun butuh mental baja kalau koreksi ternyata belum kelar. Data historis memang berpihak pada kesabaran. Tapi pasar, seperti biasa, tidak selalu nurut pada sejarah.