MINGGU, 11 OKTOBER 2026

Home  ›  Finansial  ›  Asing Net Buy 224 Juta Lembar, Tapi Diam-Diam Obra...

Finansial

Asing Net Buy 224 Juta Lembar, Tapi Diam-Diam Obral Saham Bank

Investor asing membukukan net buy 224,58 juta lembar di BEI pada Jumat (10/7), berbalik dari net sell sehari sebelumnya. Namun di sisi nilai, asing justru melepas saham senilai Rp 421,5 miliar, dengan BBRI dan BBCA menjadi sasaran utama pelemparan.

Meski lesu, perdagangan asing net buy 224 juta lembar

Secara volume, investor asing tampak kembali berselera pada Jumat (10/7). Net buy tercatat 224,58 juta lembar, berbalik dari posisi net sell 506,93 juta lembar sehari sebelumnya. Tapi kalau dilihat dari nilai transaksinya, gambarannya jauh tidak semenarik itu.

Total net sell asing dalam rupiah justru tembus Rp 421,5 miliar di seluruh pasar. Pasar reguler menyumbang Rp 284,9 miliar dari angka itu, sisanya Rp 136,6 miliar mengalir dari pasar negosiasi dan tunai. Ini yang sering luput: volume bisa hijau, tapi uangnya tetap keluar.

Yang kena paling keras? Saham-saham bank besar. BBRI menjadi emiten paling banyak dilepas asing secara nilai, tembus Rp 106,7 miliar. BBCA menyusul di Rp 91,6 miliar, dan TLKM di Rp 81 miliar. Tiga nama itu saja sudah menguras lebih dari Rp 279 miliar.

Nama-nama lain melengkapi sepuluh besar net sell: PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 37 miliar, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) Rp 32,4 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 29 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 22 miliar, PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) Rp 20,7 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) Rp 17,1 miliar. Polanya terbaca cukup jelas: asing sedang merapikan posisi di saham-saham likuid berkapitalisasi besar, bukan panik, tapi juga bukan aksi yang bisa diabaikan.

Di sisi beli, GOTO jadi bintang volume dengan net buy 256,57 juta lembar. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menyusul 145,85 juta lembar, diikuti PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) 91,42 juta lembar dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) 60,43 juta lembar. Ada selera tertentu di sektor komoditas dan energi hari ini, entah itu akumulasi serius atau sekadar oportunistik, susah bilang.

Aktivitas keseluruhan lesu. Volume foreign buy turun dari 3,78 miliar menjadi 2,78 miliar lembar; foreign sell turun dari 4,29 miliar menjadi 2,56 miliar lembar. Pasar bergerak, tapi tidak dengan semangat penuh. Pertanyaannya, apakah ini konsolidasi wajar jelang akhir pekan, atau sinyal yang lebih serius?

IHSG menutup sesi dengan kenaikan tipis 11,92 poin atau 0,2% ke level 5.924,3. Sebanyak 383 saham naik, 252 terkoreksi, 330 stagnan. Total nilai transaksi bursa Rp 8.840 triliun. Indeks naik, asing keluar. Bukan kombinasi yang bikin nyaman untuk hold saham perbankan besar di akhir pekan.