SELASA, 20 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Apple Naikkan Harga iCloud, Music, hingga Apple On...

Tekno

Apple Naikkan Harga iCloud, Music, hingga Apple One di Indonesia Serentak per 21 Juli 2026

Mulai 21 Juli 2026, Apple menaikkan harga hampir seluruh layanan digitalnya di Indonesia, dari iCloud Plus, Apple Music, hingga Apple One. Pelemahan rupiah terhadap dolar AS disebut jadi salah satu pemicu utama.

Harga Langganan Apple Music dan Apple One Naik, Termasuk di Indonesia

Serentak dan menyeluruh. Begitulah cara paling pas menggambarkan gelombang kenaikan harga layanan digital Apple yang berlaku efektif 21 Juli 2026 di Indonesia, mencakup iCloud Plus, Apple Music, hingga paket bundling Apple One sekaligus.

Dari semua layanan yang terdampak, iCloud Plus mencatat kenaikan paling mencolok secara nominal. Paket 12 TB, yang sebelumnya dipatok Rp999.000 per bulan, kini melonjak ke Rp1.199.000, naik Rp200.000 setiap bulannya. Paket 6 TB ikut terkerek Rp100.000 menjadi Rp599.000. Paket 2 TB bertambah Rp30.000 menjadi Rp199.000, dan paket 200 GB naik Rp10.000 menjadi Rp59.000. Satu-satunya yang selamat dari penyesuaian harga: paket 50 GB, tetap bertahan di Rp15.000 per bulan.

Apple tidak merinci alasan kenaikan per negara, tapi arah jarinya cukup jelas. Rupiah melemah dari sekitar Rp16.330 per dolar AS tahun lalu menjadi Rp17.930 saat ini, pergerakan sekitar 9,8% yang cukup untuk membuat tarif berbasis dolar terasa berat di kantong pengguna lokal. Tim Cook, CEO Apple, sebelumnya menyatakan perusahaan selama ini berupaya menahan kenaikan biaya produksi agar tidak sepenuhnya dibebankan ke konsumen. Kapasitas menyerap tekanan itu, agaknya, sudah habis.

Kenaikan iCloud Plus ini bukan yang pertama dari Apple dalam waktu dekat. Akhir Juni lalu, Apple lebih dulu menaikkan harga deretan perangkat kerasnya di Indonesia, mulai iPad, MacBook, Apple TV, HomePod, sampai Vision Pro. Alasannya: lonjakan biaya komponen, terutama di sisi memori dan media penyimpanan.

Apple Music juga kena. Paket individu naik dari Rp55.000 menjadi Rp59.000 per bulan, atau sekitar Rp48.000 tambahan dalam setahun. Kenaikan lebih terasa di paket keluarga, yang melonjak dari Rp85.000 ke Rp99.000 per bulan, setara Rp168.000 lebih mahal per tahun bagi keluarga yang berbagi akses hingga enam anggota. Paket Pelajar satu-satunya yang tidak berubah: tetap Rp35.000 per bulan.

Bagi pelanggan Apple One, efeknya kumulatif. Paket Individual kini dibanderol Rp149.000 per bulan, naik Rp34.000 dari harga peluncuran perdananya di 2020 sebesar Rp115.000. Paket Family kini Rp199.000 per bulan, naik Rp44.000 dibanding harga awal Rp155.000. Paket Premier tersedia di Rp319.000 per bulan. Mengingat Apple One sudah mencakup Apple Music, iCloud Plus, Apple TV Plus, dan Apple Arcade dalam satu tagihan, kenaikan di semua lini ini praktis menggerus nilai bundling yang selama ini jadi daya tarik utamanya.

Pertanyaannya wajar: apakah Apple One masih worth it? Bagi pengguna yang aktif di seluruh layanan, paket Family Rp199.000 masih bisa masuk akal kalau dibagi enam orang. Tapi bagi yang hanya butuh iCloud dan Apple Music, kalkulasinya perlu diulang dari nol.

Bersaing dengan Spotify, Google One, dan sejumlah layanan cloud kompetitor, Apple justru memilih menaikkan harga di saat tekanan daya beli konsumen juga sedang tidak ringan. Bisa jadi sinyal kepercayaan diri terhadap loyalitas pengguna ekosistemnya. Atau ujian seberapa elastis permintaan di pasar Indonesia. Pasar yang akan menjawab dalam beberapa bulan ke depan.