Rp 1,3 juta sampai Rp 25 juta. Rentang harga selebar itu jarang dimiliki satu brand dalam satu katalog, tapi itulah yang ditawarkan Vivo ke pasar Indonesia per 5 Mei 2026.
Di segmen paling bawah, Vivo Y04 dan Y04s masuk dengan tawaran yang agresif untuk kelas harganya. Y04 dijual mulai Rp 1,3 jutaan, sudah menggendong baterai 6.000 mAh dengan layar 6,74 inci 90Hz. Bukan spesifikasi yang bikin geleng-geleng kepala, tapi untuk penggunaan harian sekelas pelajar atau pengguna kasual, ini lebih dari cukup. Y04s naik sedikit ke Rp 1,499 juta dengan tambahan sertifikasi IP64 dan fast charging 18W. Upgrade kecil yang tidak semua orang butuh, tapi lumayan jadi nilai jual.
Satu tingkat di atasnya, Vivo Y18 dengan chipset Helio G85 di harga Rp 1,999 juta menjadi salah satu titik manis di lini entry-level. Kamera 50 MP, FlashCharge 44W, dan RAM 6GB terbilang kompetitif untuk kelas harga tersebut. Seri Y28 juga menarik dicermati karena hadir dengan baterai 6.000 mAh plus fast charging 44W dan RAM hingga 8GB di harga Rp 2,999 juta. Baterai besar plus pengisian cepat memang selalu jadi jurus andalan Vivo di segmen menengah bawah. Selalu manjur.
Naik ke kelas menengah, ada Y36 Series yang jadi salah satu sorotan bulan ini. Vivo membekalinya dengan Dynamic Glass Design yang memberikan kesan premium di atas harganya, layar FHD+ 90Hz, RAM 8GB yang bisa diperluas hingga 8GB Extended RAM, penyimpanan 256GB, dan sertifikasi IP54. FlashCharge 44W hadir untuk mengisi baterai 5.000 mAh-nya. Proposisi nilai yang cukup menarik untuk segmen yang persaingannya paling brutal.
Di seri V, agaknya di sinilah Vivo bermain lebih serius. V50 Lite tersedia dalam dua varian, 4G mulai Rp 3,299 juta dan 5G mulai Rp 4,099 juta. Bagi kreator konten yang tidak mau keluar terlalu banyak, V50 standar dengan RAM 12GB dan Snapdragon 7 Gen 3 di harga Rp 5,499 juta patut masuk pertimbangan. Sementara V60 5G yang dibekali optik ZEISS dan layar 1.5K 144Hz dijual Rp 7,499 juta. Lompatan harga yang bisa dibilang masuk akal kalau memang kualitas foto jadi prioritas.
Lini iQOO, sub-brand yang difokuskan untuk segmen gaming, menawarkan tujuh pilihan dari Rp 2,999 juta hingga Rp 12,999 juta. iQOO Z10 Lite di Rp 2,999 juta jadi titik masuk paling terjangkau. Di ujung atas, iQOO 15 di Rp 12,999 juta bersaing langsung dengan flagship mainstream lain.
Puncak katalog Vivo ditempati X Fold 5 seharga Rp 24,999 juta. Harga yang tidak main-main. Di bawahnya ada X300 Pro di Rp 18,999 juta, dipersenjatai sensor kamera 1-inch dan telefoto periskop 200 MP. Angka yang pada akhir 2025 lalu masih terasa futuristis, kini sudah jadi senjata standar di kelas flagship, entah kebetulan atau tidak.
Satu catatan soal harga: seluruh angka ini terpantau di toko resmi marketplace per 5 Mei dan bisa berubah tergantung promo atau stok. Di era flash sale dan voucher tumpuk seperti sekarang, harga aktual yang konsumen bayar seringkali jauh berbeda dari angka resminya.