Harga mulai 6,99 lakh rupee, sekitar Rp 130 jutaan. Bukan angka yang membuat dompet kaget, tapi untuk kelas itu, apa yang ditawarkan Toyota Kirloskar Motor pada Glanza facelift ini agaknya lebih dari sekadar pembaruan kosmetik.
Toyota resmi memasarkan Glanza generasi terbaru di India dengan mesin tiga silinder 1.200 cc yang menghasilkan tenaga 82 hp dan torsi 112,4 Nm. Ada penurunan output dibanding versi sebelumnya yang memakai mesin empat silinder dengan tenaga 89 hp dan torsi 113 Nm, tapi trade-off-nya terasa jelas di angka konsumsi: 24,7 km/liter, naik dari 22,9 km/liter pada model lama. Mesin baru ini juga dibekali teknologi automatic idle start-stop yang mematikan mesin saat berhenti dan menghidupkannya kembali saat dibutuhkan.
Yang paling bikin kepala menoleh adalah kehadiran ADAS Level 2 di varian tertinggi. Untuk segmen hatchback perkotaan entry-level, ini bukan fitur yang lazim. Paket bantuan pengemudi itu mencakup adaptive cruise control, pengereman darurat otomatis, lane keeping assist, dan lampu jauh otomatis. Semua fitur yang biasanya kamu temukan di mobil dengan harga dua hingga tiga kali lipat lebih mahal. Pertanyaannya, berapa banyak rival di kelas ini yang bisa menandingi paket ini?
Seluruh varian sudah dilengkapi enam airbags sebagai standar. Ditambah struktur bodi Toyota TECT, ABS dengan EBD, brake assist, kontrol stabilitas kendaraan, sabuk pengaman tiga titik dengan ELR, serta sinyal pengereman darurat. Bagi pasar yang sedang mendorong standar keselamatan lebih tinggi seperti India saat ini, ini sinyal yang tidak bisa diabaikan.
Soal transmisi, untuk pertama kalinya Glanza bermesin CNG tersedia dengan pilihan AMT. Langkah yang, entah kebetulan atau tidak, memperluas daya tarik mobil ini di segmen konsumen yang makin sadar efisiensi energi.
Perubahan paling mencolok ada di moncong depan. Grille hitam diperbesar dan dipadukan aksen perak, logo Toyota kini bertengger di kap mesin tepat di atas lis krom horizontal yang menghubungkan area lampu utama. Bumper bawah direvisi dengan motif sarang lebah, lampu kabut persegi, dan saluran udara baru. Side skirt segar melengkapi perubahan di sisi samping.
Kabin? Tidak banyak berubah secara struktural. Dasbor masih menggunakan tata letak lama, tapi Toyota menyuntikkan teknologi i-Connect, head-up display, kamera 360 derajat, dan layar sentuh infotainment ke dalamnya. Filosofi yang sama dengan banyak facelift Toyota lainnya: kalau yang lama masih solid, biarkan saja, tambahkan teknologinya.
Glanza berbagi platform dengan Suzuki Baleno, mesin 1.200 cc barunya pun serupa. Di segmen hatchback perkotaan India yang sesak kompetisi, kombinasi ADAS Level 2 di kelas harga ini bisa jadi kartu truf yang sulit dilawan. Bukan sekadar adu irit. Bukan sekadar adu banderol.