Per 29 April 2026, Ajaib resmi menambah tiga aset kripto ke platformnya. Ketiganya bukan koin recehan tanpa narasi, eh, maksudnya: ketiganya punya thesis yang cukup spesifik. Kalau dicermati, semuanya bersinggungan dengan dua tema yang lagi ramai diperbincangkan di komunitas kripto global: kecerdasan buatan dan infrastruktur blockchain.
Yang pertama adalah Project Ailey dengan token ALE. Proyek ini membangun platform AI terdesentralisasi berbasis privasi, ditenagai oleh apa yang mereka sebut AIME Engine, sebuah Small Language Model yang berjalan langsung di perangkat pengguna. Interaksi AI-nya terjadi secara lokal. Tidak ada data pribadi yang dikirim ke server eksternal. ALE berfungsi sebagai token utilitas ekosistem ini, berjalan di atas BNB Smart Chain, dan mendukung fitur seperti interaksi adaptif serta sinkronisasi multi-device. Menarik di atas kertas, meski klaim soal "AI sadar emosi" agaknya masih perlu dibuktikan lebih lanjut.
Berikutnya, ETHGas (GWEI). Paling teknikal dari ketiganya. Protokol ini duduk di atas Ethereum, menjanjikan percepatan transaksi hingga lebih dari 100 kali lipat lewat sistem pasar blockspace dan pre-confirmation. Token GWEI bisa di-stake menjadi veGWEI untuk keperluan governance: voting upgrade protokol, alokasi treasury, sampai ekspansi jaringan. Bagi yang mengikuti narasi scaling Ethereum, konsepnya sudah familiar. Eksekusinya? Itu yang masih jadi pertanyaan.
Terakhir, BankrCoin (BNKR). Berawal dari Farcaster dan dibangun di jaringan Base, Bankr memposisikan diri sebagai AI agent yang memungkinkan pengguna membeli, menjual, dan mengelola kripto lewat perintah percakapan biasa di platform sosial. Roadmap-nya mencakup terminal privat, rekomendasi token, hingga limit order. Model trading sosial berbasis AI seperti ini sedang naik daun, bak gayung bersambut dengan tren "consumer crypto" yang mulai menarik perhatian investor ritel.
Tiga koin, tiga narasi berbeda. Seberapa jauh masing-masing bisa membuktikan nilainya, kalau data pasar ini bisa jadi petunjuk, akan sangat bergantung pada momentum. Bitcoin menutup April dengan kenaikan hampir 12%. Pasar sedang risk-on. Entah kebetulan atau tidak, timing listing ini cukup pas.