MINGGU, 18 OKTOBER 2026

Home  ›  Bisnis  ›  Telkom Lepas AdMedika ke Fullerton Health, Fokus B...

Bisnis

Telkom Lepas AdMedika ke Fullerton Health, Fokus Bisnis Inti Makin Tajam

TelkomMetra resmi menandatangani SPA divestasi penuh AdMedika Group kepada Fullerton Health asal Singapura, bagian dari strategi TLKM 30 untuk memangkas bisnis non-core dan memperkuat fokus di sektor telekomunikasi dan digital.

Dua Juni 2026 akan dicatat sebagai hari ketika TelkomGroup secara resmi melepas salah satu aset kesehatannya. PT Multimedia Nusantara (TelkomMetra) menandatangani Sale and Purchase Agreement (SPA) untuk divestasi penuh PT Administrasi Medika (AdMedika), termasuk anak usahanya TelkoMedika, kepada Fullerton Health Group, konglomerasi layanan kesehatan asal Singapura.

Bukan keputusan dadakan. Pelepasan AdMedika adalah bagian dari strategi transformasi TLKM 30, khususnya pilar ketiga yang mendorong penataan portofolio bisnis non-core agar PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) bisa berkonsentrasi penuh di sektor telekomunikasi dan digital. Bagi Danantara, ini selaras dengan agenda streamlining BUMN yang belakangan gencar didorong.

"TelkomGroup terus menjalankan strategi penataan portofolio bisnis secara disiplin untuk membangun perusahaan yang lebih lincah, efisien, dan berorientasi pada penciptaan nilai. Kami memandang kemitraan strategis seperti ini bukan sekadar transaksi korporasi, melainkan bagian dari upaya menciptakan struktur bisnis yang lebih optimal agar setiap entitas dapat tumbuh secara lebih agresif serta membuka ruang inovasi bisnis yang lebih luas di masa depan," ujar Direktur Utama Telkom Dian Siswarini.

Buat Fullerton Health, akuisisi ini jauh dari sekadar tambah aset. Perusahaan asal Singapura itu sudah mengoperasikan hampir 600 fasilitas kesehatan milik sendiri, jaringan lebih dari 32.000 penyedia layanan, dan melayani lebih dari 8 juta pengguna di tujuh negara Asia. AdMedika membawa kapabilitas berbasis teknologi yang komplementer: pengelolaan klaim digital, integrasi jaringan fasilitas kesehatan, hingga pengolahan data. Angka yang tidak kecil untuk memperdalam penetrasi di pasar Indonesia.

"Akuisisi ini mencerminkan komitmen jangka panjang Fullerton Health terhadap Indonesia dan investasi berkelanjutan kami dalam membangun platform layanan kesehatan yang berskala dan terintegrasi," ungkap Ho Kuen Loon, Group CEO Fullerton Health, dalam konferensi pers di St Regis Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Satu hal yang agaknya paling relevan buat karyawan dan klien AdMedika: meski kepemilikan sudah beralih, AdMedika dan TelkoMedika tetap beroperasi dengan merek dan manajemen yang ada saat ini. Tidak ada rebranding mendadak, setidaknya itu yang dijanjikan manajemen.

CEO AdMedika Group Dian Prambini menyebut ini babak baru bagi perusahaan. "Transaksi ini menandai babak baru yang signifikan bagi AdMedika Group. Bersama Fullerton Health, kami dapat memperkuat platform layanan kesehatan terintegrasi dan terus memberikan layanan yang lebih berkualitas kepada pasien dan klien di seluruh Indonesia," ujarnya.

Dari sisi TelkomMetra, Direktur Utama Pramasaleh Haryo Utomo mengakui fondasi yang sudah dibangun AdMedika di industri third party administrator (TPA) Indonesia cukup solid sebagai modal ekspansi berikutnya. Apakah pergantian tangan ini benar-benar mempercepat pertumbuhan AdMedika, atau AdMedika sekadar menjadi pelengkap portofolio regional Fullerton, masih perlu waktu untuk menjawabnya. Entah kebetulan atau tidak, pertanyaan serupa pernah menggantung di setiap divestasi aset BUMN generasi sebelumnya.

Satu beban portofolio non-core sudah terangkat dari pundak TLKM. Sisanya, tinggal buktikan.