RABU, 16 SEPTEMBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  SSD 8TB untuk PS5 Dijual Rp 48 Juta, Harganya Sama...

Tekno

SSD 8TB untuk PS5 Dijual Rp 48 Juta, Harganya Sama dengan Tiga PS5 Pro

SanDisk resmi meluncurkan SSD NVMe Optimus GX Pro 850P berkapasitas 8TB dengan banderol USD 2.960 atau sekitar Rp 48 juta, menjadikannya lebih mahal dari tiga unit PS5 Pro sekaligus.

SanDisk Optimus GX Pro 850P NVMe SSD

Uang Rp 48 juta bisa dipakai beli tiga PS5 Pro. Atau satu SSD.

SanDisk baru saja meluncurkan NVMe Optimus GX Pro 850P, aksesori penyimpanan berlisensi resmi untuk PlayStation 5 dan PS5 Pro, dengan harga yang langsung memancing reaksi keras dari komunitas gamer global. Varian 8TB dibanderol USD 2.959,99, eh, maaf, Rp 48 jutaan, dan itu sudah harga diskon dari banderol normal USD 3.699,99.

Bagi yang butuh pilihan lebih "terjangkau", varian 4TB dijual USD 1.499,99 dan varian 2TB USD 759,99. Yang terakhir ini masih USD 100 lebih mahal dari PS5 standar dengan disc drive. Kalau data ini bisa dipercaya sepenuhnya, kenaikan harga dari produk generasi sebelumnya ke Optimus GX Pro 850P menyentuh lebih dari 360 persen.

Perbandingan historisnya yang bikin sulit dicerna. Western Digital, perusahaan induk SanDisk, saat ini menjual SSD dengan spesifikasi serupa di Amazon seharga USD 1.470. Lebih jauh lagi, SSD setara kapasitas itu sempat beredar di Best Buy dan Newegg dengan harga sekitar USD 640 tahun lalu, mengacu pada data PC Part Picker yang dikutip VGC. Lebih dari tiga kali lipat dalam tempo kurang dari setahun. Angka yang tidak main-main.

Secara teknis, Optimus GX Pro 850P mengusung antarmuka PCIe 4.0 dengan kecepatan baca 7.300 MB/s dan tulis 6.300 MB/s, dilengkapi heatsink yang dirancang khusus untuk slot M.2 PS5 dan PS5 Pro. Spesifikasi ini, entah kebetulan atau tidak, nyaris identik dengan WD Black SN850X yang tampaknya digantikan oleh seri ini. SanDisk mengklaim varian 8TB mampu menampung hingga 200 game PS5 berdasarkan ukuran instalasi rata-rata.

Kenaikan harga ini bukan fenomena tunggal. Pasokan memori global sedang ketat akibat permintaan besar-besaran dari sektor data center AI, yang mendorong produsen memprioritaskan pasokan ke klien korporat ketimbang pasar konsumer. Dampaknya merembet ke mana-mana: Sony sudah menaikkan harga PS5, PS5 Pro, dan PS Portal. Microsoft mengerek harga Xbox dua kali sepanjang 2025. Nintendo, yang lebih lama bertahan, akhirnya menaikkan harga Switch 2 sebesar USD 50 menjadi USD 500 mulai September. Valve bahkan menaikkan harga Steam Deck 1TB OLED sampai USD 300, kenaikan paling dramatis di antara semua platform gaming.

Pertanyaannya, berapa lama tren ini bertahan? Agaknya semakin rumit kalau kita bicara soal siklus konsol generasi berikutnya dari Sony dan Microsoft. Kalau harga komponen tidak turun sebelum konsol generasi baru meluncur, banderol peluncurannya bisa jadi kejutan yang tidak menyenangkan.

Untuk pasar Indonesia, belum ada informasi resmi soal ketersediaan Optimus GX Pro 850P. Dengan harga internasional setara Rp 48 jutaan, produk ini jelas hanya bicara ke satu segmen: gamer dengan kantong nyaris tak terbatas yang menolak kompromi soal kapasitas. Bagi yang lain, pilihan paling realistis saat ini tetap sama, rajin menghapus game yang sudah ditamatkan, atau menunggu badai harga ini reda.