Sharp Aquos R11 resmi diperkenalkan pada 16 Juni 2026, membawa lompatan spesifikasi yang cukup berarti dibanding pendahulunya yang hadir Mei 2025 lalu.
Dari sisi performa, Aquos R11 kini ditenagai Snapdragon 8s Gen 4, naik kelas dari Snapdragon 7+ Gen 3 yang dipakai Aquos R10. Chip 4 nm besutan Qualcomm ini diperkenalkan April 2025 dan menyasar segmen flagship killer. Ia dipadukan dengan RAM LPDDR5X 12 GB dan storage UFS 4.1 512 GB dalam satu konfigurasi tunggal. Sharp juga memperbesar ruang vapor chamber untuk menjaga suhu tetap jinak saat chip bekerja keras.
Sektor kamera jadi nilai jual paling mencolok. Tiga kamera belakang Aquos R11 semuanya dikembangkan bersama Leica. Kamera utamanya mengandalkan sensor 50,3 MP berukuran 1/1,55 inci dengan lensa HEKTOR 23 mm f/1.9, dilengkapi OIS plus EIS. Kamera ultrawide turut membawa sensor 50,3 MP, lensa 13 mm f/2.2, sudut pandang 122 derajat. Yang benar-benar baru di generasi ini: telefoto 38,5 MP dengan lensa 68 mm f/2.4, OIS, dan zoom optik 2,9x. Kamera depannya? 50,3 MP dengan lensa 23 mm f/2.2.
Layarnya mengusung panel Pro IGZO OLED 6,5 inci, resolusi 1080 x 2340 piksel, refresh rate adaptif 1 Hz hingga 240 Hz. Kecerahan puncak diklaim 3.600 nit, sekitar 20 persen lebih tinggi ketimbang Aquos R10. Bingkai layar hanya 1,3 mm, dengan lapisan Gorilla Glass Victus 2 di depan maupun belakang.
Ada satu fitur desain yang agaknya jadi pembeda paling unik: Sharp menyebutnya "Akarium." Lampu LED berbentuk bar horizontal di modul kamera belakang ini bukan sekadar lampu notifikasi biasa. Ia hadir dengan delapan pilihan warna bertema alam, bisa menampilkan animasi perapian, aliran air, hingga dedaunan bergerak, dan dilengkapi efek suara white noise yang dikurasi desainer suara Shinya Kiyokawa. Gimmick? Bisa jadi. Tapi gimmick yang cukup kreatif untuk ukuran pasar Jepang yang memang suka detail semacam ini.
Soal ketahanan, Aquos R11 mengantongi sertifikasi IP65, IP68, sekaligus IP69, plus standar militer MIL-STD-810G dan MIL-STD-810H. Ponsel ini aman dari debu, tahan direndam, dan tahan semprotan air bertekanan tinggi bersuhu panas sekalipun. Lumayan lengkap untuk kelas ini.
Baterai 5.100 mAh dengan pengisian kabel 36W bisa jadi titik lemah di era HP berkapasitas 6.000 hingga 7.000 mAh. Sharp agaknya memilih efisiensi panel IGZO sebagai kompensasinya, kalau data ini bisa dipercaya dalam jangka panjang. USB-C yang dipakai bertipe 3.2 Gen 1 dan mendukung DisplayPort, berguna kalau ingin menghubungkan ponsel ke monitor eksternal. Software berjalan di Android 16 dengan jaminan tiga kali pembaruan OS dan lima tahun security update.
Konektivitas sudah kekinian: Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0. Yang hilang justru slot microSD, berbeda dari pendahulunya.
Aquos R11 tersedia dalam tiga warna, Terracotta, Navy, dan Ivory, dan dijadwalkan mulai dijual awal Juli 2026 di Jepang, dengan harga 163.900 yen atau sekitar Rp18,1 juta. Taiwan juga masuk daftar awal. Untuk Indonesia, belum ada tanggal pasti. Sebagai patokan, Aquos R10 baru masuk Tanah Air pada Desember 2025, tujuh bulan setelah peluncuran globalnya. Pertanyaannya, akankah pola yang sama terulang? Kalau iya, Aquos R11 paling cepat baru bisa dipegang konsumen Indonesia menjelang akhir tahun ini.