JUMAT, 18 SEPTEMBER 2026

Home  ›  Internasional  ›  Serangan Militan di Bandara Niamey: 13 Tewas, 22 P...

Internasional

Serangan Militan di Bandara Niamey: 13 Tewas, 22 Penyerang Dihabisi

Kelompok bersenjata menyerang Bandara Internasional Diori Hamani di ibu kota Niger, menewaskan 11 prajurit dan 2 warga sipil. Sebanyak 22 penyerang dilaporkan tewas dalam operasi balasan pasukan keamanan.

Niger airport attack: Thirty-five die in attack on Niamey airport

Sekitar pukul 06.00 waktu setempat, pria-pria bersenjata naik taksi menuju pos pemeriksaan keamanan Bandara Internasional Diori Hamani di Niamey, lalu membuka tembakan. Yang terjadi berikutnya berlangsung berjam-jam dan mengubah ibu kota Niger menjadi medan tembak terbuka.

Kementerian Pertahanan Niger mengonfirmasi 11 prajurit dan dua warga sipil tewas dalam serangan Kamis pagi itu. Dua puluh dua penyerang berhasil dihabisi pasukan keamanan, sementara sekitar 20 tersangka ditahan hidup-hidup. Empat orang dilaporkan luka-luka berdasarkan perhitungan awal pihak militer.

Seorang karyawan bandara yang tinggal di dekat lokasi mengaku mendengar rentetan tembakan yang deras sejak pagi dan menyaksikan pengerahan militer besar-besaran di sepanjang jalan menuju tempat kerjanya. Ia memilih berbalik arah. Warga lain di sekitar kawasan itu juga melaporkan suara artileri yang begitu intens hingga banyak penduduk Niamey memilih bertahan di dalam rumah.

Kompleks bandara ini bukan sekadar terminal penumpang biasa. Pangkalan udara militer Niger berbagi lokasi yang sama, terpisah hanya oleh sisi landasan pacu dari terminal sipil. Nilai strategisnya sudah lama menjadikan lokasi ini incaran kelompok bersenjata.

Kelompok JNIM, Jama'at Nasr al-Islam wal Muslimin yang berafiliasi dengan Al-Qaeda, belakangan mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini melalui saluran propaganda mereka. Ini bukan insiden terisolir. Lima bulan lalu, Januari 2026, afiliasi ISIS di kawasan yang sama menyerang kompleks bandara ini dan mengklaim telah menghancurkan aset drone serta markas komando udara Niger.

Jenderal Salifou Mody, Menteri Pertahanan Niger, menegaskan serangan kali ini berhasil digagalkan sepenuhnya. "Berkat respons cepat dan profesional angkatan bersenjata, serangan teroris berhasil dipukul mundur dan fasilitas strategis negara tetap diamankan," tegasnya dalam pernyataan resmi yang disiarkan televisi pemerintah.

Operasional penerbangan sempat terhenti sebelum kembali normal setelah situasi dinyatakan terkendali menjelang tengah hari.

Serangan ini menandai eskalasi yang serius. JNIM selama ini beroperasi di wilayah perbatasan Niger dengan Mali dan Burkina Faso, bukan di ibu kota. Kemampuan mereka menembus kawasan yang dijaga ketat di jantung Niamey adalah pergeseran taktik yang tidak bisa dianggap enteng. Pertanyaannya, berapa lama jarak aman itu masih bisa dipegang?

Pemerintah junta sebenarnya sudah bergerak dalam beberapa pekan terakhir. Ribuan rumah ilegal di sekitar bandara dirobohkan, pagar perimeter diperpanjang, dan lebih dari 350 kamera pengawas dipasang di dalam maupun di luar area bandara. Otoritas menuding permukiman liar itu telah disusupi kelompok bersenjata. Toh serangan tetap terjadi. Masif.

Sejak kudeta militer 2023, junta Niger berjanji memperbaiki kondisi keamanan nasional. Kenyataannya, serangan besar masih terus berdatangan, dan kali ini sampai menyentuh simbol kedaulatan paling terang benderang di negara itu. Bagi investor dan maskapai yang masih bertaruh pada stabilitas Sahel, pagi itu di Niamey adalah pengingat keras, agaknya bukan yang terakhir, bahwa taruhannya tidak kecil.