JUMAT, 18 SEPTEMBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Samsung Galaxy S24 di 2026: Flagship Compact yang...

Tekno

Samsung Galaxy S24 di 2026: Flagship Compact yang Masih Punya Taji

Dua tahun setelah rilis, Samsung Galaxy S24 masih wara-wiri di etalase online dengan harga yang kian terjangkau. Tapi apakah ia masih cukup tangguh untuk bertahan 2-3 tahun ke depan?

The Samsung Galaxy S24 Ultra in 2026: Still Worth It? A Complete Revie | Ogabassey

Dua tahun bukan waktu yang sebentar di industri smartphone, tapi Samsung Galaxy S24 agaknya tidak terlalu peduli dengan angka itu. Di pertengahan 2026, ponsel flagship compact ini masih dengan percaya diri nongkrong di halaman depan toko online, bersaing harga dengan mid-range yang lahir lebih belakangan.

Pertanyaan yang wajar muncul: untuk siapa ponsel ini masih relevan?

Jawab singkatnya, buat kamu yang butuh flagship ringkas dengan jaminan update panjang dan tidak mau keluar budget maksimal, S24 adalah kandidat serius. Beratnya cuma 167 gram, jauh di bawah rata-rata ponsel zaman sekarang yang sudah tembus 200 gram lebih. Begitu dipegang, badan 6,2 incinya terasa pas di telapak tangan, bukan kayak pegang tablet tipis.

Layar Dynamic AMOLED 2X dengan adaptive refresh rate 1-120Hz-nya masih juara di kelasnya. Scrolling terasa mulus, brightness-nya cukup buat bertarung dengan terik matahari tanpa harus nudungin layar pakai tangan. Finishing matte di punggungnya juga sukses menyembunyikan bekas sidik jari, sesuatu yang sepele tapi bikin pengguna lebih tenang pakai tanpa case.

Soal performa, chip Exynos 2400 memang sempat jadi bahan perdebatan waktu peluncurannya. Ribut banget, kalo diingat-ingat. Tapi di pemakaian aktual 2026, performanya terbukti cukup kompeten, termasuk untuk game berat semacam Genshin Impact di setting High 60fps yang bisa stabil di kisaran 55-58 fps dalam sesi 30 menit. Ada throttling, tapi tidak sampai mengganggu pengalaman bermain. Punggung ponsel memang menghangat, bukan panas yang bikin panik.

One UI 7 berjalan mulus di RAM 8GB, walau flagship terbaru sudah mulai mendorong standar ke 12GB. Untuk multitasking harian, split screen, atau sekadar lompat-lompat antar aplikasi, angka itu masih cukup. Yang lebih penting: Samsung mengunci komitmen 7 tahun update OS untuk seri ini. Artinya S24 masih akan kebagian Android 17 dan update keamanan hingga 2031. Di segmen harganya sekarang, jaminan longevity seperti ini bukan hal yang mudah dicari.

Kalau kamu sedang menimbang antara beli S24 bekas atau refurbished versus mid-range baru seharga sama, faktor update OS itu bisa jadi penentu. Mid-range keluaran baru sering kali hanya dapat 2-3 tahun update. S24 masih punya runway jauh lebih panjang.

Satu catatan yang perlu jujur disampaikan: bagi pengguna yang sudah memegang S23 atau bahkan S22, lompatan pengalaman ke S24 tidak akan terasa dramatis. Ekosistem Galaxy berkembang konsisten, tapi bukan dengan lompatan generasi yang bikin melongo. S24 paling masuk akal untuk mereka yang upgrade dari ponsel lama dua generasi ke bawah, atau pengguna baru yang baru masuk ekosistem Samsung.

Di harga jual 2026 yang sudah terkoreksi dari harga perdananya, S24 bukan lagi pembelian yang perlu banyak pertimbangan. Sweet spot? Bisa jadi salah satu yang terbaik di pasar ponsel bekas flagship saat ini.