SABTU, 10 OKTOBER 2026

Home  ›  Bisnis  ›  Perak Antam Naik Rp 3.000 Lalu Langsung Terpangkas...

Bisnis

Perak Antam Naik Rp 3.000 Lalu Langsung Terpangkas, Kini Merosot ke Rp 47.050 per Gram

Setelah melesat Rp 3.000 ke Rp 48.450 per gram pada Rabu, harga perak Antam langsung berbalik turun Rp 1.400 ke Rp 47.050 per gram pada Kamis, 9 April 2026.

Reli singkat. Itulah yang terjadi pada harga perak batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dalam dua hari terakhir.

Rabu kemarin, perak Antam melesat Rp 3.000 ke level Rp 48.450 per gram dari posisi Rp 45.450, mengikuti penguatan emas Antam yang pada hari sama naik Rp 50.000 menjadi Rp 2,9 juta per gram. Kenaikan itu terbilang tajam, apalagi kalau dibandingkan pergerakan sepekan sebelumnya yang justru tergerus. Sepanjang 23-28 Maret 2026, harga perak Antam tercatat amblas Rp 2.100, dari Rp 46.650 ke Rp 44.550 per gram. Koreksi sekitar 4,5% dalam lima hari perdagangan.

Tapi euforia itu tidak bertahan lama.

Kamis pagi, 9 April 2026, perak Antam sudah kembali merosot Rp 1.400 ke Rp 47.050 per gram. Hampir separuh dari lonjakan kemarin langsung terpangkas dalam satu malam. Cepat sekali.

Pola naik-turun begini agaknya sudah jadi karakter perak Antam belakangan. Logam mulia yang satu ini memang lebih liar dibanding emas, dan pergerakannya kerap mengekor sang "kakak" dengan amplitudo lebih besar secara persentase. Ketika emas menguat, perak ikut terkerek. Giliran koreksi? Bisa lebih dalam dan lebih cepat. Ibarat adik bungsu yang senang ikut-ikutan tapi selalu lebih dramatis.

Untuk konteks, emas Antam sempat menyentuh level tertingginya di Rp 3,168 juta per gram pada 29 Januari 2026. Harga buyback emas Antam sendiri pada Rabu tercatat di Rp 2,664 juta per gram, naik Rp 95.000 dari posisi sebelumnya Rp 2,575 juta. Spread antara harga jual dan buyback masih cukup lebar. Sinyal bahwa Antam agresif menjaga marginnya, setidaknya begitulah cara membaca jarak selebar itu.

Soal stok, kondisinya kurang menggembirakan bagi yang berniat borong ukuran besar. Perak batangan 250 gram dibanderol Rp 12.637.500, kemasan 500 gram di kisaran Rp 24,35 juta, tapi keduanya masih kosong di laman Logam Mulia. Kosong total. Investor ritel yang biasa masuk lewat ukuran kecil mungkin tidak terlalu terganggu, tapi bagi yang sedang akumulasi posisi besar, ya, harus sabar.

Pertanyaannya sekarang: apakah koreksi hari ini sekadar profit taking sesaat, atau perak bakal amblas lagi ke kisaran Rp 44.000-an seperti akhir Maret lalu? Dengan sentimen global yang masih liar dan pergerakan emas belum stabil di level Rp 2,9 juta, jangan harap jawaban datang besok atau lusa.