Kebanyakan pengemudi tidak ambil pusing soal posisi parkir. Asal muat, asal tidak mentok tiang, urusan selesai.
Padahal, pilihan antara parkir maju atau mundur bisa jadi pembeda antara lolos dari situasi darurat atau terjebak di dalamnya. Tergantung di mana kamu menaruh mobil.
Marcell Kurniawan, Training Director The Real Driving Centre, menegaskan bahwa kebiasaan parkir tidak bisa dipukul rata untuk semua kondisi. Di rumah, posisi yang paling disarankan justru parkir maju, hidung mobil menghadap ke dalam garasi. Logikanya sederhana tapi solid: posisi ini mempersulit pencuri yang berniat membawa kabur kendaraan.
"Jadi kalau misalnya kondisinya ada maling atau ada pencuri, itu lebih susah untuk dia keluar," kata Marcell.
Beda cerita kalau sudah masuk area publik. Mal, pusat perbelanjaan, gedung perkantoran. Di sini aturannya berbalik total: parkir mundur.
Bukan soal maling. Soal evakuasi. Kebakaran, gempa, kepanikan massal. Dalam skenario seperti itu, tiap detik krusial. Mobil yang diparkir maju harus bermanuver dulu sebelum bisa melaju keluar. Yang parkir mundur? Tinggal gas.
"Kalau misalnya parkir maju, saat kondisi misalnya gempa bumi atau kebakaran, itu akan lebih susah untuk keluar," jelas Marcell. "Sedangkan kalau parkir mundur akan lebih mudah untuk kita keluar atau kabur dalam kondisi emergensi."
Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia, mengamini. Banyak pengemudi, kata dia, memilih posisi menghadap ke luar garasi karena terasa lebih praktis saat mau pergi dan jarak pandangnya lebih luas. Tapi ada konsekuensinya.
"Tapi ini juga memudahkan kejahatan pencurian kendaraan tersebut," ujar Sony.
Satu hal lagi yang jarang disinggung: knalpot. Parkir maju di garasi berarti bagian belakang mobil, tempat knalpot nongkrong, menghadap ke dalam rumah. Asap buangan yang merembes ke hunian bukan cuma bikin sesak. Ini soal kualitas udara penghuni, bukan perkara sepele.
Dua lokasi, dua prinsip berbeda. Rumah, parkir maju. Mal, parkir mundur. Gampang diingat, tapi entah kenapa jarang yang benar-benar disiplin menerapkannya. Mungkin karena kebanyakan orang baru sadar pentingnya posisi parkir setelah kejadian buruk menimpa.