Dua puluh tahun lebih Pajero absen dari peredaran. Mitsubishi memilih momen ini untuk menghidupkannya kembali bukan sekadar nostalgia, melainkan sebagai pernyataan serius di segmen SUV premium off-road.
Pajero generasi terbaru resmi terungkap pada Rabu, 2 September, lewat sebuah event rilis online. Tema desainnya disebut 'Grand Charisma', dan dari foto-foto yang beredar, julukan itu agaknya tidak berlebihan. Dimensinya besar: panjang 4.920 mm, lebar 1.925 mm, tinggi 1.910 mm, jarak sumbu roda 2.870 mm. Lebih panjang dari Pajero Sport yang selama ini jadi andalan Mitsubishi di segmen ladder frame.
Bahasa desainnya menyambung ke keluarga SUV Mitsubishi terkini seperti Xforce dan Destinator, tapi dengan karakter yang jauh lebih maskulin. Fender lebih menonjol, grille depan lebih garang. Yang menarik, elemen ikonik Pajero lawas sengaja dihidupkan ulang: pilar C mengacu pada roll bar generasi pertama, sementara motif heksagonal di buritan adalah reinterpretasi dari ban cadangan eksternal yang jadi ciri khas generasi sebelumnya. Lampu depan dan belakang menggunakan desain T-Shape terbaru Mitsubishi. Tersedia dalam pilihan warna Armor Copper Metallic dan Phantom Blue.
Masuk ke kabinnya, kesan pertama yang muncul adalah horizontal dan lega. Panel instrumen ditata mendatar mengikuti filosofi Pajero generasi pertama, memberi kesan kokoh sekaligus premium. Tiga baris, tujuh kursi. Mitsubishi mengklaim kekedapan kabin ditingkatkan secara komprehensif: kaca akustik dipasang di semua jendela depan dan belakang, sehingga bahkan di kecepatan tol pun suara luar diklaim tidak masuk. Layar monolitik horizontal berukuran 14,3 inci mendominasi dasbor, sementara layar Multi-Meter yang sudah dirancang ulang menyajikan data berkendara lengkap, mulai dari ketinggian, kompas, suhu, sudut kemiringan, hingga status kontrol AYC.
Soal fitur keselamatan, bukan main. Ada forward collision mitigation system dengan deteksi pejalan kaki, pesepeda, dan pemotor. Ada predictive forward collision warning, emergency assist for pedal misapplication, plus emergency lane assist yang hadir untuk pertama kalinya di lineup Mitsubishi. Untuk perjalanan panjang di jalan biasa, MI-PILOT sudah terintegrasi dengan adaptive cruise control dan lane keeping assist. Delapan kamera tersebar di berbagai sudut kendaraan.
Dapur pacunya? Diesel. Mesin 2.4 liter yang dikembangkan khusus ini dilengkapi teknologi Variable Geometry Turbocharger (VGT), menyemburkan torsi maksimal 480 Nm. Tenaga itu dikawinkan dengan transmisi otomatis 8 percepatan baru yang dilengkapi mode sport, dan dikendalikan sistem Super-All Wheel Control (S-AWC) untuk medan berat sekalipun.
Mitsubishi menyebut Pajero terbaru ini sebagai "SUV cross-country", sebuah positioning yang menempatkannya di atas Pajero Sport sekaligus memperjelas mengapa Pajero Sport tampaknya akan dilebur ke dalam lini ini. Bagi calon konsumen yang sebelumnya mempertimbangkan Pajero Sport, pilihan sekarang jelas lebih proper dalam segala aspek. Pertanyaannya tinggal satu: berapa banderol yang akan dipasang Mitsubishi saat mobil ini resmi masuk ke pasar.