SABTU, 10 OKTOBER 2026

Home  ›  Bisnis  ›  Nissan Tekton Resmi Meluncur, SUV Turbo Mulai Rp 1...

Bisnis

Nissan Tekton Resmi Meluncur, SUV Turbo Mulai Rp 199 Juta Siap Ganggu Pasar

Nissan meluncurkan SUV terbaru Tekton di India dengan harga entry-level Rp 199 juta, mengusung dua pilihan mesin turbo, fitur ADAS Level 2, dan desain terinspirasi Patrol.

Spesifikasi SUV Terbaru Nissan yang Dijual Mulai Rp 199 Jutaan

Rp 199 juta. Itu harga yang dipatok Nissan untuk SUV terbarunya, Tekton, saat resmi meluncur di pasar India. Bukan angka yang lazim untuk SUV dengan fitur selengkap ini, dan agaknya itulah yang sedang ingin dibuktikan Nissan kepada pasar yang semakin kritis soal value for money.

Tekton hadir dalam 12 varian dengan rentang harga INR 1.049.000 hingga INR 1.859.000, setara Rp 199 juta sampai Rp 352,8 juta berdasarkan kurs Rp 189,76 per Rupee India. Varian paling terjangkau sudah menyertakan mesin 1.0 liter turbo dengan tenaga 100 dk, torsi 166 Nm, transmisi manual enam percepatan, dan klaim konsumsi bahan bakar 19,4 km per liter. Irit, kalau data ini bisa dipercaya, untuk SUV berbodi sebesar ini.

Bagi yang butuh tenaga lebih, varian T280 menawarkan mesin 1.3 liter turbo dengan output 163 dk dan torsi 280 Nm. Tersedia dalam pilihan transmisi manual maupun otomatis dual-clutch enam percepatan. Konsumsi bahan bakarnya diklaim 17,8 km per liter untuk versi manual dan 18,6 km per liter pada versi DCT.

Soal desain, Nissan terang-terangan mengakui Tekton terinspirasi dari Patrol, SUV legendaris yang sudah puluhan tahun dikenal tahan banting. Tampilan depannya tidak main-main: gril hitam besar dengan bilah horizontal, aksen merah tipis menyatu di sekitar logo, lampu LED persegi dengan DRL vertikal di kedua sisi bumper, overfender tebal, roof rail perak, skid plate di bumper depan dan belakang. Dari samping, garis atap datar dan siluet mengotak, persis SUV yang lahir untuk medan berat, bukan sekadar buat gaya di jalan kota.

Nama Tekton bukan dipilih sembarangan. Nissan mengklaim nama ini berasal dari dua inspirasi: lempeng tektonik Himalaya yang melambangkan kekuatan dan ketangguhan, serta kata Yunani kuno "tekton" yang berarti pembangun atau pengrajin. Ambisius untuk sebuah SUV di segmen harga ini, setidaknya itu klaim manajemen.

Kabin Tekton cukup mengejutkan untuk kelasnya. Layar digital ganda, panoramic sunroof, jok depan berventilasi, wireless charger, kamera 360 derajat, sistem connected car, enam airbag, hingga Electronic Stability Control sudah tersedia. Pada varian tertinggi, Nissan bahkan menyematkan ADAS Level 2. Fitur yang biasanya baru muncul di mobil dua kali lipat lebih mahal.

Pertanyaannya sekarang: apakah Tekton akan mampir ke Indonesia? Nissan memang sedang bergeliat kembali di Asia Tenggara, dan segmen SUV terjangkau jelas ramai peminat di sini. Kalau harganya bisa dijaga mendekati angka di India, Tekton berpotensi jadi gangguan serius buat pemain yang sudah lebih dulu nyaman di segmen ini.