Lima tahun setelah lini produksinya resmi ditutup, Mitsubishi Pajero kembali. Bukan sekadar facelift, bukan nama lama di bodi baru. Ini generasi kelima penuh dari salah satu SUV paling ikonik dalam sejarah otomotif Jepang.
Generasi terbaru mengandalkan mesin diesel turbo 2.4 liter empat silinder yang menghasilkan tenaga 201 tk dan torsi 480 Nm, disalurkan lewat transmisi otomatis delapan percepatan. Tanpa elektrifikasi, tanpa hybrid. Pilihan yang agaknya akan mengundang pertanyaan di era transisi energi seperti sekarang, meski untuk segmen SUV petualang sejati, ini bukan hal mengejutkan. Kemampuan tarik beban mencapai 3.500 kg, dan seluruh varian sudah dilengkapi sistem Super Select II 4WD dengan tujuh mode berkendara serta Active Yaw Control.
Untuk pasar Australia, Pajero hadir dalam tiga varian: GLS, Exceed, dan GSR. Mengutip Carscoops, harga pembuka dipatok di 68.490 dolar Australia atau sekitar Rp870 juta untuk GLS lima kursi, sementara GLS tujuh kursi dibanderol 69.990 dolar Australia, sekitar Rp889 juta. Varian paling tinggi, GSR, sudah dibekali panoramic roof, kursi ventilasi dengan memori, dan sistem audio Yamaha 12 speaker. Pengiriman dijadwalkan mulai Desember 2026. Bukan angka kecil, tapi Mitsubishi rupanya sudah punya antrean: lebih dari 3.000 calon pembeli di Australia telah menyatakan minat sebelum unit pertama bahkan selesai dirakit.
Produksi Pajero generasi kelima dilakukan di Thailand, satu pabrik dengan Mitsubishi Triton. Rencananya, SUV ini akan dipasarkan secara bertahap ke 100 negara di Asia Tenggara, Amerika Latin, dan Timur Tengah. Di beberapa pasar, nama yang digunakan adalah Montero. Untuk Amerika Serikat, Mitsubishi belum mengambil keputusan.
Lantas bagaimana dengan Indonesia? Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia Rifat Sungkar menjawab cukup jujur: belum ada informasi resmi. "Kalau ditanya soal apakah bakal dijual di Indonesia, belum ada informasinya. Yang jelas, Pajero Sport yang saat ini masih dipasarkan di Indonesia pasti akan tetap ada," ujarnya kepada Kompas.com. Rifat juga mengingatkan agar publik tidak mencampuradukkan dua model ini. Keduanya memang berbagi nama dan DNA, tapi karakternya berbeda jauh.
Soal kebingungan itu, bukan cuma soal nama. Director of Sales & Marketing MMKSI Irwan Kuncoro secara khusus menegaskan: Pajero dan Pajero Sport merupakan dua model yang dikembangkan untuk kebutuhan pelanggan berbeda. Pajero masuk kategori big SUV dengan sejarah rally Dakar yang panjang, sementara Pajero Sport bermain di segmen medium SUV yang lebih ramah untuk keluarga. "Selama 17 tahun terakhir, Pajero Sport telah memantapkan posisinya sebagai salah satu SUV paling sukses di Indonesia dan berhasil membangun kepercayaan pelanggan yang kuat," kata Irwan.
Bicara soal sejarah, Pajero bukan sembarang nama. Debut perdananya pada Mei 1982 langsung mengubah cara pandang industri terhadap kendaraan 4WD, membuktikan bahwa kemampuan off-road tidak harus berkompromi dengan kenyamanan harian. Dari situlah lahir tren auto-camping di Jepang yang meledak di era 1980-an. Generasi demi generasi, Pajero terus mencetak prestasi: 12 gelar juara Rally Dakar, teknologi Super Select 4WD yang pertama kali hadir di generasi kedua, konstruksi monokok di generasi ketiga, hingga sekitar tiga juta unit terjual di lebih dari 170 negara sebelum produksi dihentikan pada 2021.
Tiga juta unit. Angka yang tidak main-main.
Kini Mitsubishi tampaknya tidak berhenti di sini. Presiden Mitsubishi Motors Corporation Keisuke Kishiura mengungkap bahwa perusahaan berencana memperluas keluarga Pajero ke segmen SUV kompak dan bahkan kei car. Gambar teaser dua kendaraan berbentuk kotak tertutup kain sudah beredar. Laporan Nikkei Asia menyebut SUV seukuran Toyota RAV4 berpotensi meluncur pada 2028 atau 2029 dengan platform baru, sementara model kei-class berlabel Pajero diproyeksikan hadir sekitar 2030. Mitsubishi, entah kebetulan atau tidak, sedang membangun ulang sebuah ekosistem.
Bagi pasar Indonesia, yang relevan untuk saat ini tetap satu pertanyaan: kapan Pajero generasi kelima ini resmi dinyatakan masuk atau tidak masuk daftar. Selama keputusan prinsipal belum turun, Pajero Sport tetap satu-satunya pilihan bagi konsumen Tanah Air yang ingin merasakan DNA Dakar dalam paket SUV harian.