SENIN, 12 OKTOBER 2026

Home  ›  Bisnis  ›  Komdigi Peringatkan Modus Phishing Berkedok DANA K...

Bisnis

Komdigi Peringatkan Modus Phishing Berkedok DANA Kaget yang Makin Marak

Kementerian Komunikasi dan Digital bersama PT Espay Debit Indonesia Koe mengingatkan masyarakat soal gelombang tautan palsu berkedok DANA Kaget yang kian agresif beredar di media sosial dan aplikasi pesan singkat.

Komdigi Minta Warga Waspadai Tautan Palsu Saldo DANA Gratis

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama PT Espay Debit Indonesia Koe resmi mengeluarkan peringatan pada 13 Juli 2026, meminta masyarakat mewaspadai penyebaran tautan palsu yang mengatasnamakan fitur DANA Kaget untuk mencuri data pribadi pengguna. Modus ini bukan baru, tapi skala penyebarannya kian meresahkan.

Fitur DANA Kaget sendiri sebetulnya adalah mekanisme resmi di dalam ekosistem aplikasi dompet digital DANA milik PT Espay Debit Indonesia Koe. Cara kerjanya sederhana: pengirim menentukan jumlah saldo yang ingin dibagikan beserta kuota penerima, lalu sistem membuat satu tautan yang bisa diklaim siapa pun yang membukanya lebih cepat dari orang lain. Begitu kuota habis atau masa berlaku 24 jam berakhir, tautan otomatis mati dan sisa saldo balik ke pengirim. Hanya pengguna DANA Premium yang bisa membuat fitur ini.

Popularitas DANA Kaget justru jadi amunisi para pelaku kejahatan siber. Tautan palsu disebar masif lewat grup WhatsApp, SMS, hingga media sosial dengan iming-iming saldo gratis puluhan hingga ratusan ribu rupiah. Sekilas tampilannya meyakinkan. Tapi tujuannya bukan berbagi saldo, melainkan menggiring korban ke situs phishing untuk menggasak PIN, kode OTP, bahkan data pribadi lengkap.

Komdigi menegaskan, kegagalan akses yang kerap dilaporkan pengguna saat membuka tautan-tautan semacam itu bukan karena masalah teknis biasa. Browser modern memang dirancang mendeteksi aktivitas berbahaya dari situs pihak ketiga dan secara otomatis memblokirnya. Sampai hari ini, Komdigi terus memblokir situs-situs baru yang mereplikasi halaman masuk dompet digital palsu berdasarkan laporan warga melalui kanal aduan resmi pemerintah.

Ada beberapa ciri tautan palsu yang patut dicermati. Alamat domainnya menyerupai domain resmi tapi dengan ejaan berbeda, bukan link.dana.id yang notabene domain resmi DANA Kaget. Tautan palsu biasanya memaksa korban memasukkan PIN atau kode OTP, mengunduh aplikasi tambahan, bahkan mewajibkan korban menyebarkan tautan ke sejumlah kontak lain sebelum hadiah bisa diklaim. Situs palsu juga kerap memasang animasi pencairan dana palsu untuk menciptakan kesan legitim. Angka yang ditawarkan pun tidak masuk akal, ratusan ribu hingga jutaan rupiah tanpa syarat yang jelas.

PT Espay Debit Indonesia Koe menegaskan, semua program promosi berhadiah hanya diumumkan lewat kanal komunikasi resmi terverifikasi. Tidak ada satu pun mekanisme resmi yang meminta PIN maupun kode OTP dari pengguna melalui tautan, SMS, atau telepon. Perwakilan customer service perusahaan, melalui akun media sosial resmi, mengimbau pengguna yang mengalami kendala untuk menghubungi lewat akun bercentang biru atau emas, bukan akun-akun tidak terverifikasi.

Satu angka yang cukup bicara: DANA tercatat meraup rating 4,6 dengan lebih dari 10,2 juta ulasan di Google Play Store. Basis pengguna yang luas itulah yang membuat fitur ini jadi sasaran empuk pelaku penipuan digital. Entah kebetulan atau tidak, semakin populer sebuah platform, semakin kreatif pula modus yang muncul di sekitarnya.

Bagi pengguna yang tetap ingin memanfaatkan fitur ini dengan aman, pastikan aplikasi DANA sudah diperbarui ke versi terbaru dan login ke akun sebelum membuka tautan. Gunakan koneksi internet stabil karena klaim bersifat kompetitif, selisih beberapa detik bisa menentukan apakah saldo masuk atau tidak. Kalau tautan yang diterima meminta data apa pun selain sekadar tap untuk klaim, abaikan saja. Itu sinyal yang cukup jelas.