Lebih dari 3.000 unit. Hanya dalam Maret 2026. Untuk merek yang baru tiga tahun beroperasi secara global, angka wholesale Jaecoo J5 EV itu cukup bikin kompetitor di segmen kendaraan listrik perlu berhitung ulang.
Pengumuman itu disampaikan Business Unit Director Jaecoo Jim Ma di festival Jaecoo LAND 2026, yang berlangsung dua hari, 11-12 April 2026, di One Satrio, Kuningan, Jakarta. Acara ini sekaligus jadi panggung perayaan ulang tahun ketiga merek asal Tiongkok tersebut secara global.
Mengacu pada data Gaikindo, J5 EV menempati posisi teratas penjualan mobil listrik di Indonesia sepanjang kuartal pertama 2026. Penjualan retail Jaecoo secara keseluruhan menembus 7.927 unit selama Januari hingga Maret.
"Sebenarnya, pada bulan Maret kami menjual lebih dari 3.000 unit J5 secara wholesale dan pada bulan April kami berusaha mencapai angka yang sama dan kami mencoba mempertahankan angka ini serta terus tumbuh secara stabil di sisa tahun ini," kata Jim Ma.
Target berikutnya? Pengiriman J5 EV melampaui 13.000 unit pada akhir April saja. Agaknya manajemen sedang bermain di jalur cepat, dan tidak berniat menginjak rem dalam waktu dekat.
Untuk menjaga laju produksi, Jaecoo memaksimalkan kapasitas dua pabrik di Indonesia, yakni Handal dan Inchcape. Jaringan penjualan pun sedang digeber: dari 30 dealer yang tersebar saat ini, perusahaan membidik 80 dealer sebelum tutup tahun.
Soal nama festivalnya sendiri, LAND bukan sekadar label. Head of Marketing Jaecoo Indonesia Ilham Pratama menjelaskan bahwa LAND adalah akronim dari Lifestyle, Adventure, Nature, dan Discovery. Keempat poin itu diklaim sebagai inti identitas merek, masing-masing diterjemahkan ke aktivitas nyata di lokasi: golf, RC adventure, kegiatan di alam terbuka, demo virtual reality, sampai pameran teknologi terbaru. Lengkap pula dengan bazaar, live music, community talkshow, dan fasilitas test drive. Satu paket promosi produk sekaligus upaya membangun loyalis.
Pertanyaannya, berapa lama tren ini bisa dipertahankan? Yang menarik bukan semata volume penjualannya, tapi kecepatannya. Tiga tahun. Jaecoo sudah mengklaim puncak tangga EV di salah satu pasar Asia Tenggara dengan pertumbuhan elektrifikasi paling agresif. Klaim yang baru benar-benar berarti, kalau data ini terbukti konsisten, di kuartal-kuartal berikutnya.