JUMAT, 18 SEPTEMBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  iQOO 15 Ultra Pertahankan Mahkota, Qualcomm Borong...

Tekno

iQOO 15 Ultra Pertahankan Mahkota, Qualcomm Borong 9 dari 10 Besar AnTuTu April 2026

iQOO 15 Ultra kembali memimpin daftar smartphone Android terkencang versi AnTuTu untuk April 2026, dengan skor melampaui 4,1 juta poin. Dominasi Snapdragon 8 Elite Gen 5 terasa di mana-mana, kecuali di kelas menengah yang justru jadi wilayah kekuasaan MediaTek.

Skor 4.126.940 poin. Angka itulah yang menempatkan iQOO 15 Ultra di puncak daftar smartphone Android terkencang versi AnTuTu untuk April 2026, sekaligus mempertahankan mahkota yang sudah digenggamnya sejak bulan sebelumnya.

Satu hal yang perlu dipahami soal metodologi AnTuTu: daftar ini bukan soal skor puncak satu kali coba. Disusun dari rata-rata minimal 1.000 kali pengujian per perangkat, khusus di pasar China, mencakup empat aspek: CPU, GPU, memori, dan penyimpanan. Ponselmu dapat skor tinggi di hari yang baik? Tidak masuk hitungan.

iQOO 15 Ultra, berbekal Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan RAM 16 GB, unggul tipis dari adik kandungnya sendiri. iQOO 15 di posisi kedua membukukan 4.102.621 poin dengan konfigurasi 16 GB/1 TB. Selisihnya cuma sekitar 24.000 poin. Tipis sekali, untuk dua perangkat yang lahir dari dapur yang sama: vivo.

RedMagic 11 Pro+ dari Nubia mengunci posisi ketiga dengan 4.098.742 poin. Ponsel gaming ini mengantongi RAM 24 GB, tertinggi di antara semua perangkat dalam daftar. Realme GT 8 Pro menyusul di peringkat empat dengan 3.968.443 poin.

Oppo Find X9 Ultra langsung nyempil di posisi kelima dengan 3.941.792 poin, padahal baru resmi diluncurkan April 2026. Debut yang tidak main-main untuk pendatang baru.

Satu anomali di daftar ini adalah OnePlus Ace 6 Ultra, yang di beberapa pasar dikenal sebagai Supreme Edition. Satu-satunya perangkat berchipset MediaTek Dimensity 9500 di antara sembilan perangkat Snapdragon lainnya. Skornya 3.938.102 poin di posisi keenam, kompetitif, tapi tetap harus puas jadi minoritas.

Honor Magic8 Pro dan Honor Magic8 mengisi posisi ketujuh dan kedelapan dengan skor masing-masing 3.810.592 dan 3.808.833 poin. Vivo X300 Ultra di posisi sembilan, 3.797.824 poin, harus turun kasta akibat serbuan perangkat baru. OnePlus 15T menutup daftar di posisi sepuluh dengan 3.793.016 poin.

Gamblang. Dari sepuluh besar, sembilan memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5. Qualcomm, setidaknya untuk saat ini, masih pegang kendali di kelas atas.

Cerita berbeda di segmen mid-range. Di sana MediaTek yang berkuasa penuh, bak penguasa tak terbantahkan di kandangnya sendiri. iQOO Z11 teratas, diikuti Honor Power2 dan Oppo K13 Pro di posisi ketiga. Seluruh sepuluh besar kelas menengah ditenagai chipset Dimensity seri 8, dengan Dimensity 8500, 8450, dan 8400 paling mendominasi. Tidak ada satu pun Qualcomm yang tembus.

Pertanyaannya, kebetulan atau bukan? Agaknya bukan. Qualcomm kuat di performa peak untuk flagship, MediaTek bermain efisien di mid-range. Dua produsen chip, dua wilayah kekuasaan yang berbeda.

Untuk tablet, vivo Pad6 Pro memimpin, disusul Lenovo Legion Tab Y700 Gen 5 dan Oppo Pad 5 Pro. Mayoritas juga bertenaga Snapdragon 8 Elite Gen 5, dengan satu perangkat memakai Dimensity 9500. Satu nama di luar kebiasaan: H3C MegaBook, masuk daftar dengan prosesor Intel.

Buat pengguna yang sedang mempertimbangkan upgrade, daftar ini bisa jadi acuan, kalau data benchmark sintetis bisa dipercaya sepenuhnya. Skor 4 juta poin tidak otomatis berarti scrolling medsos jadi dua kali lebih menyenangkan.