Bertahun-tahun kreator konten mengeluh soal ini. Satu carousel, satu caption, semua slide harus berbagi satu kolom teks yang sama. Instagram akhirnya menyerah pada desakan penggunanya dan merilis fitur multiple captions untuk carousel, resmi diumumkan Meta pada 18 Juni 2026 melalui blog resminya.
Caranya tidak rumit. Ketika menyusun postingan carousel seperti biasa, di tahap penulisan caption pengguna kini akan menemukan opsi tambahan: pilih antara single caption untuk seluruh postingan, atau multiple captions yang memungkinkan tiap slide punya teksnya sendiri. Begitu opsi kedua diaktifkan, pengguna bisa menggeser slide satu per satu dan menuliskan keterangan spesifik untuk masing-masing foto atau video. Caption tersebut kemudian muncul secara dinamis di bagian bawah layar, mengikuti slide mana yang sedang dilihat audiens.
Karena Instagram mendukung hingga 20 slide per carousel, satu postingan kini bisa menampung 20 narasi teks yang berbeda. Tidak main-main. Implikasinya cukup serius bagi cara kreator menyusun konten.
Sebelum fitur ini ada, banyak kreator terpaksa menjejalkan semua informasi ke dalam satu caption panjang, atau memakai kolom komentar sebagai "caption lanjutan". Sebagian lain langsung menyematkan teks ke dalam gambar, yang merusak estetika visual. Dengan multiple captions, tutorial langkah demi langkah bisa disusun per slide, katalog produk bisa dilengkapi deskripsi dan harga masing-masing, atau photo dump bisa diberi konteks berbeda di tiap foto tanpa bikin caption utama jadi novel.
Ada satu sudut yang agak kurang disorot: aksesibilitas. Meta sendiri menyebut pembaruan ini juga dirancang agar pengguna yang mengandalkan teknologi bantu, seperti screen reader, bisa mengikuti alur informasi yang sama dengan pengguna umum. Caption per slide membuat struktur konten jauh lebih koheren untuk mereka.
Soal data performa, carousel memang sudah lama jadi format primadona di Instagram. Head of Instagram Adam Mosseri pada 2024 pernah menyebut format multi-slide cenderung menghasilkan reach dan interaksi lebih tinggi dibanding foto tunggal. Riset Buffer pada Maret 2025 mengonfirmasi angkanya: engagement carousel rata-rata 12 persen lebih tinggi dibanding format lain. Kalau caption per slide membuat konten carousel lebih informatif dan engaging, angka itu bisa bergerak lebih jauh lagi, bisa jadi.
Uji coba fitur ini sudah berjalan sejak Mei 2026 kepada sebagian kecil pengguna, dan disebut menunjukkan tingkat keberhasilan yang tinggi selama masa pengujian. Kini giliran rollout global, termasuk Indonesia. KompasTekno sudah memverifikasi kehadirannya di aplikasi Android versi 434.0.0.44.74, meski dalam pengujian awal caption kadang masih muncul gabungan alih-alih terpisah per slide. Stabilisasi, agaknya, masih berlanjut.
Bagi yang belum melihat opsi ini di akun masing-masing, tunggu dulu. Meta bilang proses peluncuran butuh sekitar satu minggu hingga menjangkau seluruh pengguna. Fitur ini gratis, tidak eksklusif untuk langganan berbayar, pastikan saja aplikasi sudah diperbarui ke versi terbaru.
Beberapa bulan terakhir Instagram memang rajin berbenah: fitur pengaturan ulang urutan foto di carousel yang sudah telanjur diunggah, kamera in-app dengan dukungan Ultra HDR di Android, hingga kontrol algoritma yang makin fleksibel. Multiple captions satu lagi dari daftar panjang pembaruan itu, entah kebetulan atau tidak muncul saat persaingan platform media sosial kian sengit.