Skuter yang baru sebulan meluncur itu sudah bikin gaduh. Honda Vario Evo 160, yang mulai dikirim ke konsumen sejak awal Juli 2026, kini dihujani keluhan di media sosial setelah seorang pemilik di Pringsewu, Lampung melaporkan oli mesin rembes hanya sehari setelah unit tiba di tangan.
Yang mengunggah video ke media sosial adalah Arshaka Ghani Wicaksana. Saudaranya beli motor itu secara online, tanpa sekali pun menginjakkan kaki ke dealer. Seluruh proses digital, dan distributor diklaim sudah melakukan inspeksi pra-pengiriman sebelum unit dikirim. Tapi oli keburu rembes sebelum odometer sempat mencatat angka berarti.
Video itu menyebar cepat. Wajar, sebab Vario Evo 160 baru saja resmi diluncurkan akhir Juni lalu oleh PT Astra Honda Motor (AHM), perusahaan patungan antara Honda dan mitranya di Indonesia. AHM memasarkan tiga varian skutik ini: CBS, CBS Nitro, dan versi standar, dengan harga mulai Rp28,5 juta hingga Rp31,4 juta. Bukan harga receh untuk motor yang diharapkan mulus sejak hari pertama.
Pihak AHM tidak tinggal diam. Executive Vice President PT Astra Honda Motor Thomas Wijaya menegaskan seluruh lini produk Honda diproduksi dengan standar kontrol kualitas yang ketat. Konsumen yang merasa ada kejanggalan pada unit baru diminta datang ke bengkel resmi Honda, AHASS. "Kualitas kita kan sudah pasti kualitas global. Ini kalau memang ada masukan ataupun ada yang dibutuhkan konsumen, silakan datang ke jaringan kami, ke AHASS," kata Thomas saat ditemui di Jakarta, Kamis (16/7).
Sekadar menyuruh konsumen antre di bengkel, agaknya AHM sadar itu tidak cukup. Thomas memastikan ada tim investigasi khusus yang siap turun ke lapangan meninjau setiap kasus yang dianggap luar biasa. "Oh, tentu ada. Kita sudah memproduksi dengan kualitas baik, sudah lulus dengan uji tes yang ketat. Tentu kita akan lihat kondisinya seperti apa," tambahnya.
Pertanyaan besarnya: cacat produksi yang lolos quality control, atau ada yang salah dalam rantai pengiriman dari dealer ke pintu rumah konsumen? Dua skenario itu sama-sama tidak enak buat AHM. Investigasi diharapkan bisa menjawab, karena taruhan di sini bukan kecil, reputasi lini Vario yang bertahun-tahun jadi tulang punggung penjualan Honda di segmen skutik menengah Indonesia sedang diuji.
Bagi yang sudah terlanjur pesan atau baru menerima unit, klaim garansi lewat AHASS tampaknya jalur paling realistis untuk saat ini, sambil menunggu hasil investigasi resmi dari pabrikan.