Wuyang Honda baru saja memperkenalkan NWZ150, skutik 150 cc yang tampilannya bisa bikin PCX 160 terlihat kurang keren di kelasnya sendiri. Bongsor. Mirip Forza 350 yang diperkecil, dengan segudang fitur yang lebih pantas disematkan pada motor 250 cc ke atas.
NWZ150 tersedia dalam dua varian: mesin konvensional berbasis keluarga eW15 yang secara teknis berkerabat dengan Honda eSP+ 160 cc, serta varian WHEV dengan teknologi Mild Hybrid 48V. Keduanya dijual eksklusif di pasar China untuk saat ini, dengan harga versi konvensional di angka 17.580 yuan (Rp46,8 juta) dan varian hybrid di 19.990 yuan (Rp53,2 juta).
Dari sisi desain, Honda tidak main-main. Bagian depan dilengkapi windshield besar yang bisa diatur secara elektrik hingga ketinggian 116 mm, spion yang ditanam di fairing layaknya skutik premium, serta desain lampu yang mengambil DNA dari Forza dan NSS350. Siluetnya menghadirkan kesan Forza yang diciutkan, bukan sekadar skutik 150 cc yang dipoles asal jadi.
Panel instrumen memakai layar TFT warna 7 inci dengan touchscreen, sudah terintegrasi navigasi, telepon, musik, sampai kontrol suara lewat Bluetooth headset. Sistem ini juga dirancang tetap responsif saat pengendara pakai sarung tangan. Yang paling mengejutkan mungkin ini: NWZ150 sudah dilengkapi kamera depan dan belakang langsung dari pabrik, dengan storage 64 GB, dan bisa tersambung ke action cam tertentu termasuk DJI. Untuk kelas 150 cc, paket seperti ini agaknya belum pernah ada.
Kedua varian mendapatkan Dual-Channel ABS dan Traction Control System. Fitur lainnya mencakup TPMS, NFC, Bluetooth Smart Key, serta port USB Type-A dan Type-C dengan total daya 24W. Kelengkapan yang, jujur saja, melampaui ekspektasi untuk segmen ini.
Varian WHEV menjadi proposisi yang menarik perhatian lebih. Sistemnya menggabungkan motor listrik bertenaga 1,8 kW, controller, dan baterai lithium yang membantu mesin saat akselerasi. Honda mengklaim akselerasi 0-60 km/jam tuntas dalam 4,5 detik, sementara catatan 30-70 km/jam diklaim hanya 4,6 detik. Performanya disebut mendekati skutik 250 cc, kalau data ini bisa dipercaya, setidaknya itu klaim resmi dari Honda. Regenerative braking juga hadir untuk mengisi ulang baterai saat motor melambat.
Pertanyaannya sekarang: seberapa lama sebelum NWZ150 merambah ke Asia Tenggara, termasuk Indonesia, di mana segmen skutik premium 150 cc semakin ramai diperebutkan?