SABTU, 10 OKTOBER 2026

Home  ›  Bisnis  ›  Honda Jazz Facelift 2026: Varian Z Lahir, Harga Mu...

Bisnis

Honda Jazz Facelift 2026: Varian Z Lahir, Harga Mulai Rp201 Juta di Jepang

Honda resmi meluncurkan penyegaran Honda Fit di Jepang per 10 Juli 2026, menandai 25 tahun perjalanan model yang di Indonesia lebih dikenal sebagai Jazz. Varian baru Z hadir menggantikan Home, sementara RS kini eksklusif hybrid.

Honda Jazz Dapat Penyegaran, Fitur Makin Lengkap

Dua puluh lima tahun bukan waktu yang pendek. Honda tampaknya ingin merayakannya dengan cara yang bermakna, eh, maksudnya dengan cara yang konkret: pada 10 Juli 2026, pabrikan asal Jepang itu membuka pemesanan Honda Fit terbaru di pasar domestiknya. Facelift yang tidak banyak mengoprek tampang luar, tapi cukup serius membenahi isi dan struktur variannya.

Bagi penggemar hatchback di Indonesia, Honda Fit bukan nama asing. Mobil ini adalah saudara kembar Honda Jazz, yang sempat mendominasi jalanan Tanah Air selama hampir dua dekade sebelum PT Honda Prospect Motor (HPM) resmi menghentikan penjualannya pada 2021.

Perubahan paling mencolok dari facelift ini ada di jajaran varian. Honda kini merapikan pilihan menjadi empat tipe: X, Z, RS, dan Crosstar. Varian Z hadir menggantikan posisi Home sebagai trim menengah. Secara visual, Z mengadopsi bumper depan dan belakang khas RS yang lebih agresif, tapi dipadukan aksen hitam doff yang memberikan kesan elegan tanpa terlalu "teriak." Pelek tetap 15 inci seperti varian dasar, tanpa spoiler belakang atau suspensi rendah ala RS. Karakter suspensi pun dipertahankan lebih nyaman. Kabin Z naik kelas dengan setir berlapis kulit, jok depan berpemanas, dan kaca berteknologi insulasi termal.

Varian RS kini dikunci eksklusif untuk sistem hybrid e:HEV, tanpa opsi mesin bensin murni. Sistem ini mengintegrasikan mesin bensin dengan motor listrik ganda, menghasilkan tenaga kombinasi 121 dk dan torsi instan 253 Nm, jauh di atas versi bensin biasa yang "hanya" 116 dk. Bukan angka main-main. Interiornya diperlakukan premium: jok suede dengan jahitan merah, pedal stainless steel, layar infotainment 9 inci dengan konektivitas nirkabel, pemanas setir, Multi-View Camera System, hingga Blind Spot Information.

Crossstar juga hanya tersedia dengan e:HEV dan tetap mempertahankan opsi penggerak empat roda. Bisa jadi pilihan ini semakin relevan seiring makin banyaknya konsumen yang kepincut SUV tapi tidak mau melepas hatchback. Crosstar kebagian tambahan pemanas jok, pemanas setir, dan kaca insulasi termal yang lebih baik.

Varian dasar X paling fleksibel: tersedia dengan mesin bensin 1,5 liter i-VTEC maupun hybrid, plus opsi FWD atau 4WD.

Satu hal yang tidak berubah dan memang tidak perlu diubah: Magic Seats. Konfigurasi kursi ajaib yang bisa dilipat berbagai cara itu tetap menjadi senjata andalan Fit melawan kompetitor yang secara dimensi jauh lebih besar.

Soal harga, Fit X FWD versi bensin dibanderol mulai 1.806.200 yen atau sekitar Rp201 juta. Di ujung tertinggi, Fit e:HEV Crosstar 4WD dipatok 2.955.700 yen, setara kurang lebih Rp330 juta. Kompetitif, kalau dipikir-pikir, untuk hatchback hybrid berteknologi lengkap.

Lantas bagaimana nasib Jazz di Indonesia? Entah kebetulan atau tidak, popularitas Jazz bekas di pasar domestik masih hangat sampai pertengahan 2026 ini, dengan unit seken beredar mulai dari Rp70 jutaan. Tiga generasi Jazz, dari GD3 (2004), GE8 (2008), hingga GK5 (2014), sudah telanjur mengukir tempat di hati konsumen muda dan komunitas modifikasi. Generasi keempat yang meluncur secara global pada 2019 belum pernah menyapa Indonesia secara resmi. Facelift 2026 ini pun belum ada sinyal mendarat ke sini.

Honda City Hatchback RS yang diproduksi di Karawang secara teknis mengisi segmen yang ditinggalkan Jazz. Tapi bagi yang masih merindukan nama itu, setidaknya Jazz, dalam wujud Fit-nya, masih terus berkembang di Negeri Sakura.