SENIN, 12 OKTOBER 2026

Home  ›  Bisnis  ›  Honda City Facelift Resmi Meluncur di India dan Th...

Bisnis

Honda City Facelift Resmi Meluncur di India dan Thailand, Harga Mulai Rp 223 Juta

Honda memperbarui City generasi kelima untuk pasar India dan Thailand sekaligus, membawa desain lebih agresif, layar 10 inci, kamera 360 derajat, dan teknologi ADAS Level 2. Indonesia kemungkinan menyusul lewat GIIAS 2026.

Honda City Facelift Meluncur, Tampil Lebih Sporty dan Modern

Honda City generasi kelima akhirnya mendapat facelift pertamanya sejak debut 2019, dan peluncurannya terjadi hampir bersamaan di dua pasar sekaligus: India dan Thailand.

Di India, sedan ini dibanderol mulai 1.199.900 rupee atau setara Rp 223 jutaan untuk varian bensin transmisi manual. Varian tertingginya, ZX+ hybrid, tembus sekitar 2,1 juta rupee, alias hampir Rp 390 juta. Angka yang, bisa jadi, bikin konsumen Indonesia sedikit iri, kalau mengingat City sedan di sini saat ini dipatok Rp 402 juta untuk satu-satunya varian yang tersedia.

Secara desain, Honda jelas bergeser dari pendekatan elegan-kalem yang selama ini jadi ciri khas City. Inspirasinya datang dari Accord dan Civic terbaru: lampu depan lebih tipis dan agresif, dihubungkan LED strip di atas grille bermotif honeycomb. Logo H besar kini bertengger di kap mesin, sementara aksen chrome yang dulu jadi signature dihapus bersih. Bumper depan tampil lebih tegas dengan desain air intake yang mencolok. Di buritan, lensa bening dengan grafis LED baru dan tambahan diffuser pada bumper belakang melengkapi transformasi visual ini. Pelek dual-tone 16 inci turut hadir, memperkuat kesan sporty yang ingin dibangun Honda.

Kabin mendapat perlakuan serupa. Layar infotainment melar dari 8 inci ke 10,1 inci dengan tampilan floating, sudah mendukung wireless Android Auto dan Apple CarPlay. Bertambah pula ambient lighting, wireless charging, sunroof, audio delapan speaker, jok berventilasi, hingga spion tengah auto-dimming. Kamera 360 derajat dan teknologi ADAS Level 2 juga masuk. Tidak remeh untuk segmen ini.

Soal mesin, Honda tidak mengubah resepnya. Mesin bensin 1.500 cc i-VTEC tetap menghasilkan 119 hp dengan pilihan transmisi manual enam percepatan atau CVT berpenggerak paddle shifter. Varian hybrid e:HEV memadukan sistem strong hybrid 1.500 cc dengan transmisi e-CVT, menghasilkan tenaga gabungan 125 hp. Khusus di Thailand, tersedia pula opsi mesin bensin 1.500 cc VTEC Turbo untuk varian tipe S, bagi konsumen yang masih mendambakan sensasi performa konvensional.

Pemesanan di Thailand sudah dibuka sejak 22 Mei hingga 30 Juni, dengan insentif voucher bahan bakar bagi pembeli di periode tersebut. Distribusi unit dijadwalkan mulai akhir Agustus 2026. Timing ini patut dicermati: City sedan yang beredar di Indonesia selama ini didatangkan langsung dari Thailand, dan momentum GIIAS 2026 agaknya bukan sekadar isapan jempol sebagai kandidat debut lokalnya.

Satu ironi yang kontras. City sedan berpotensi hadir dalam wajah baru, tapi nasib City Hatchback justru semakin suram di pasar domestik. PT Honda Prospect Motor sudah menghentikan perakitan hatchback ini di pabrik Indonesia sejak Maret 2026, menyisakan stok lama di dealer sebagai penutup babak. Penjualan lesu dan minat konsumen yang terus memudar jadi alasan di balik keputusan itu.

Apakah wajah baru ini cukup untuk menggerakkan jarum penjualan City di Indonesia? Segmen sedan memang bukan medan yang mudah. Tapi dengan paket fitur selengkap ini di harga yang kompetitif, setidaknya Honda kali ini punya argumen yang lebih solid dari sebelumnya.