Cabai rawit hijau ambles 11,19% dalam sehari. Angka yang cukup mencolok, bahkan untuk komoditas yang memang terkenal liar harganya.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia pada Rabu, 26 Agustus 2026, tekanan harga paling terasa di kelompok cabai. Cabai merah keriting terkoreksi 10,21% ke Rp46.150 per kilogram, cabai merah besar turun 9,71% ke Rp44.150 per kilogram. Cabai rawit merah pun ikut melemah 6,7% ke Rp64.100 per kilogram. Penurunan yang kompak di seluruh varian cabai ini agaknya mencerminkan membaiknya pasokan dari sentra produksi, meski belum ada konfirmasi resmi dari Kementan.
Sayangnya, momentum itu tidak merata ke semua keranjang belanja. Daging ayam ras segar melonjak 8,36% menjadi Rp45.350 per kilogram, kenaikan satu hari yang cukup untuk membuat ibu rumah tangga dua kali pikir sebelum ke counter daging. Daging sapi pun ikut menguat: kualitas I naik 0,76% ke Rp152.650 per kilogram, kualitas II naik 1,82% ke Rp145.100 per kilogram. Telur, satu-satunya protein hewani yang bergerak ke bawah, turun 1,87% ke Rp28.800 per kilogram.
Cerita beras sedikit lebih rumit. Seluruh jenis beras di PIHPS tercatat terkoreksi hari ini, dengan penurunan terdalam pada beras medium II yang turun 2,45% ke Rp15.900 per kilogram dan beras super II yang ambles 2,32% ke Rp16.850 per kilogram. Tapi ini kontras dengan pantauan lapangan di Pasar Kebayoran Lama pada Senin, 24 Agustus, di mana beras masih dijual di kisaran Rp14.000-15.000 per kilogram. Perbedaan angka antar titik pemantauan dan antar hari menunjukkan pergerakan beras belum sepenuhnya seragam di level ritel. Harga paling murah versi PIHPS kini dipatok di Rp15.050 per kilogram, naik dari level sebelumnya, meski secara agregat hari ini tercatat turun.
Minyak goreng? Situasinya terbelah. Minyak curah melesat 5,13% ke Rp21.500 per kilogram, kenaikan yang lumayan besar untuk komoditas bersubsidi yang seharusnya dijaga stabilitasnya. Minyak kemasan bermerek I hanya terkerek tipis 0,41% ke Rp24.350 per kilogram. Kemasan bermerek II justru turun 1,28% ke Rp23.200 per kilogram.
Gula pasir premium naik 1,23% ke Rp20.550 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal sedikit melunak ke Rp18.850 per kilogram. Bawang merah dan bawang putih kompak tergerus, masing-masing 3,97% ke Rp37.500 per kilogram dan 0,99% ke Rp39.850 per kilogram.
Gambaran hari ini: tekanan inflasi pangan tidak padam merata. Cabai dan sebagian beras memberi angin segar. Tapi daging ayam dan minyak curah bergerak ke arah sebaliknya, dan bagi konsumen kelas menengah ke bawah, dua komoditas itulah yang paling langsung terasa di dapur.