KAMIS, 22 OKTOBER 2026

Home  ›  Bisnis  ›  Harga Minyakita Mendadak Naik, Wali Kota Bandung T...

Bisnis

Harga Minyakita Mendadak Naik, Wali Kota Bandung Turun ke Pasar Sederhana

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan turun langsung ke Pasar Sederhana bersama Forkopimda untuk menyelidiki lonjakan harga Minyakita yang terjadi mendadak di tingkat pedagang.

Pasar Sederhana, Bandung, Senin pagi kedatangan tamu tak biasa. Wali Kota Muhammad Farhan melangkah sendiri ke lorong-lorong pasar, diapit jajaran Forkopimda, Dandim, dan Polrestabes Bandung. Satu misi: mencari tahu kenapa harga Minyakita tiba-tiba melonjak di tingkat pedagang.

Respons sekelas koordinasi lintas instansi ini bukan tanpa alasan. Kenaikan harga minyak goreng subsidi di lapangan cukup mengkhawatirkan, dan kehadiran aparat TNI serta kepolisian dalam monitoring pasar memberi sinyal tegas bahwa persoalan ini tidak dianggap remeh oleh pemerintah kota.

"Bersama Pak Dandim dan Forkopimda, termasuk Polrestabes, kami melakukan pemantauan langsung ke Pasar Sederhana untuk mengetahui penyebab kenaikan harga Minyakita yang terjadi tiba-tiba," ujar Farhan usai kegiatan monitoring, Senin 20 April 2026. Farhan menekankan bahwa kenaikan mendadak seperti ini perlu ditelusuri dari sisi distribusi, termasuk apakah ada selisih harga di rantai pasok sebelum minyak sampai ke tangan pedagang.

Kendala distribusi memang biang kerok klasik dalam tata niaga minyak goreng bersubsidi. Jalur dari produsen ke konsumen akhir panjang dan berliku, dan di setiap titik perpindahan tangan ada potensi harga bergeser dari Harga Eceran Tertinggi yang ditetapkan pemerintah pusat. Pola ini berulang. Pedagang pasar biasanya jadi pihak yang paling kena getah karena mereka ada di ujung rantai, berhadapan langsung dengan konsumen yang protes.

Hasil monitoring hari itu belum menghasilkan kesimpulan final. Tapi Bandung sudah memilih untuk tidak diam, dan bagi pedagang kecil di Pasar Sederhana, setidaknya itu sinyal bahwa keluhan mereka didengar.