Rp2.799.000 per gram. Angka itu yang terpampang di laman Logam Mulia pagi ini, Sabtu, pukul 09.02 WIB, naik Rp25.000 dibanding hari sebelumnya di level Rp2.774.000.
Harga buyback ikut terkerek, tercatat di Rp2.609.000 per gram. Spread antara harga jual dan buyback? Sekitar Rp190.000 per gram. Angka yang patut dicermati bagi investor yang berencana melepas posisi dalam waktu dekat.
Soal pajak, ada beberapa hal yang perlu diingat buat transaksi jumbo. Pembelian emas batangan kena PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP. Untuk penjualan kembali ke PT Antam Tbk dengan nilai di atas Rp10 juta, potongan PPh 22 berlaku sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP. Potongan ini langsung diperhitungkan dari total nilai buyback, bukan ditagih terpisah.
Beberapa pecahan populer: emas 10 gram hari ini Rp27.485.000, ukuran 25 gram Rp68.587.000, dan 100 gram Rp274.112.000. Investor yang pegang lot besar, katakanlah 500 gram, harus menyiapkan Rp1.369.820.000, hampir Rp1,37 miliar. Bukan receh.
Harga emas fisik domestik memang kerap mengikuti gerak harga emas dunia, dengan jeda dan penyesuaian kurs rupiah. Agaknya, momentum penguatan global beberapa pekan terakhir masih cukup untuk menopang harga Antam di level ini. Antam sendiri sudah mencantumkan peringatan: harga bisa berubah sewaktu-waktu, bahkan dalam hitungan jam.
Buat investor ritel yang masih wait and see, kenaikan hari ini bisa jadi sinyal untuk menghitung ulang entry point. Atau sebaliknya, justru momen ambil untung kalau sudah masuk dari level yang jauh lebih rendah.