Rp 219.000. Itu selisih antara harga jual dan harga buyback emas Antam hari ini, angka yang cukup untuk bikin investor ritel berpikir dua kali sebelum masuk.
Pada perdagangan Rabu (17/6/2026), harga emas batangan bersertifikat Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik Rp 4.000 menjadi Rp 2.733.000 per gram. Harga buyback turut menguat lebih agresif, naik Rp 14.000 ke level Rp 2.514.000 per gram. Secara teknis spread-nya menyempit sedikit, tapi Rp 219.000 per gram tetaplah bukan angka yang bisa diabaikan.
Di outlet Galeri 24 milik Pegadaian, termasuk di Palembang, harga emas cetakan Antam ukuran 1 gram dibanderol Rp 2.843.000, sementara cetakan UBS dipatok Rp 2.738.000 per gram. Keduanya naik tipis dibanding perdagangan sebelumnya, masing-masing Rp 4.000 dan Rp 1.000. Perbedaan harga antara gerai Logam Mulia langsung dan Galeri 24 lazim terjadi karena struktur biaya distribusi yang berbeda.
Kompak diam. Itu yang terjadi di segmen perhiasan. Raja Emas Indonesia mencatat emas 24 karat di harga Rp 2.300.000 per gram, sementara Laku Emas (CMK Group) mematok Rp 2.337.000 untuk kadar yang sama. Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) bermain di segmen berbeda, dengan emas 22 karat dihargai Rp 2.671.000 per gram, jauh di atas kompetitor, agaknya mencerminkan positioning merek dan struktur biaya produksi tersendiri. Tidak satu pun gerai mencatat perubahan dari hari sebelumnya.
Stabilnya harga perhiasan ketika emas batangan bergerak naik bukan hal aneh. Harga perhiasan cenderung lebih "sticky" karena ada komponen ongkos pembuatan, margin toko, dan faktor selera konsumen yang tidak langsung mengikuti pergerakan harga spot. Kenaikan tipis di level batangan belum cukup untuk memaksa penyesuaian di lini perhiasan.
Satu hal yang perlu dicermati pembeli emas batangan: pajak. Pembelian di atas Rp 10 juta dikenakan PPh 22, yang tarifnya sudah dipangkas dari 0,45% menjadi 0,25% untuk pemegang NPWP, tertuang dalam PMK Nomor 48 Tahun 2023. Lumayan, tapi tetap perlu masuk kalkulasi biaya masuk.
Dengan spread Rp 219.000 per gram, investor yang membeli emas Antam hari ini baru bisa balik modal dari spread saja kalau harga naik sekitar 8% dari posisi sekarang. Ibarat pedang bermata dua bagi yang berpikir trading jangka pendek. Bagi yang berhorison panjang, selisih sebesar itu agaknya masih bisa diterima, kalau memang yakin tren harga emas global belum kehabisan nafas.