JUMAT, 18 SEPTEMBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Galaxy Z Flip8 Lebih Ringan, Layar Diklaim Bebas L...

Tekno

Galaxy Z Flip8 Lebih Ringan, Layar Diklaim Bebas Lipatan

Samsung kabarnya merombak engsel Galaxy Z Flip8 untuk menghilangkan bekas lipatan pada layar, sekaligus memangkas bobot 8 gram dibanding generasi sebelumnya. Peluncuran dijadwalkan Juli 2026.

Dua kuartal menjelang peluncuran, bocoran soal Galaxy Z Flip8 mulai mengalir deras. Satu nama jadi pusat perhatian: engsel baru.

Samsung dikabarkan merancang ulang mekanisme engsel pada ponsel lipat clamshell terbarunya itu. Tujuannya satu, eh, bukan, hapus itu, tujuannya satu: menghilangkan bekas lipatan yang selama ini jadi keluhan paling vokal pengguna seri Flip. Dengan desain engsel baru ini, layar diklaim bakal tampak hampir rata saat dibuka sepenuhnya. Bukan sekadar diperbaiki. Dihilangkan.

Untuk mencapai hasil itu, Samsung agaknya akan mengandalkan teknologi dual-layer Ultra Thin Glass (UTG), mengikuti Galaxy Z Fold8 yang rumornya juga mengusung layar bebas lipatan. Kalau dua flagship lipat Samsung hadir dengan klaim serupa di tahun yang sama, ini bukan kebetulan. Sinyal bahwa teknologi UTG berlapis memang sudah matang untuk diproduksi massal, entah kebetulan atau tidak, terbilang kuat.

Dari sisi bobot, Galaxy Z Flip8 diklaim timbang 180 gram. Delapan gram lebih ringan dari Galaxy Z Flip7. Bukan angka dramatis, tapi cukup terasa di saku celana. Dimensinya sedikit lebih lebar: 166,8 x 75,4 x 6,6 mm dalam posisi terbuka, dan 85,4 x 75,4 x 13,2 mm saat dilipat.

Spesifikasi lainnya? Kalem. Kamera utama 50 MP dan ultrawide 12 MP dipertahankan. Baterai 4.300 mAh dengan pengisian 25W juga tidak bergeser. Ukuran layar eksternal, speaker, dan motor getar pun diprediksi serupa dengan pendahulunya. Samsung sepertinya memilih fokus di satu titik krusial daripada merombak segalanya, pola klasik yang sudah berulang di beberapa generasi Flip terakhir.

Yang bikin penasaran justru di sektor chipset. Galaxy Z Flip8 disebut bakal mengandalkan Exynos 2600, dipasangkan dengan RAM 12 GB dan penyimpanan mulai 256 GB. Pilihan ini patut dicermati. Pasar Asia Tenggara, Indonesia termasuk, punya sejarah panjang menerima varian Exynos sementara pasar lain kebagian Snapdragon. Apakah kali ini berbeda? Belum ada sinyal ke sana.

Soal software, ponsel ini kemungkinan berjalan di One UI 9 berbasis Android 17, dengan jaminan pembaruan OS hingga tujuh tahun. Di segmen premium, itu sudah jadi standar baru yang sulit ditawar.

Satu hal yang agak menggelitik: Samsung kabarnya mempertimbangkan kenaikan harga untuk pasar Korea Selatan. Apakah itu akan merambat ke pasar lain belum ada kepastian, dan pihak Samsung belum memberi pernyataan resmi soal ini. Tapi kalau tren harga flagship Samsung beberapa tahun terakhir jadi patokan, bisa jadi pertanyaan itu sudah punya jawaban tersendiri.

Galaxy Z Flip8 dijadwalkan meluncur bersamaan dengan Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Fold8 Wide dalam event Galaxy Unpacked, yang santer disebut akan digelar 22 Juli 2026.