Pasar otomotif premium Indonesia kedatangan tamu berat. Ford RMA Indonesia resmi memperkenalkan dua varian tertinggi dari lini andalannya sekaligus: Ranger Platinum dan Everest Platinum, keduanya berbagi jantung mekanis yang sama dan bertengger di posisi paling atas masing-masing segmen.
Semua mata langsung ke balik kap. Ford menyematkan mesin Diesel 3.0L 4V DOHC V6 berkapasitas 2.993 cc, lompatan kelas dari mesin 2.0L bi-turbo empat silinder yang selama ini jadi tulang punggung varian di bawahnya. Tenaga yang dihasilkan 250 PS pada 3.250 rpm. Torsinya? 600 Nm. Tersedia di rentang 1.750 hingga 2.250 rpm, yang artinya dorongan itu sudah bisa dirasakan sejak putaran bawah. Cukup untuk bikin rival keringat dingin.
Seluruh tenaga disalurkan lewat transmisi otomatis 10 percepatan berkode 10R80, dengan sistem penggerak 4WD 4 WHL Full Time Available.
Ranger Platinum mendapat enam mode berkendara: Normal, Eco, Tow/Haul, Slippery, Mud & Rut, dan Sand. Bagi yang sering bawa pikap ini ke medan berat, kombinasi Mud & Rut dan torsi V6 agaknya bisa jadi senjata mumpuni. Posturnya bongsor: panjang 5.370 mm, lebar 1.918 mm, tinggi 1.884 mm, wheelbase 3.270 mm, ground clearance 230 mm. Suspensi depan pakai Monotube Shock Absorber dengan Double Wishbone, belakang tetap Rigid Leaf Spring demi menjaga kemampuan angkut. Ban 255/55 R20 melengkapi keseluruhan tampilannya.
Kabin Ranger Platinum jauh dari kesan kendaraan niaga. Jok depan elektrik berlapis kulit hadir dengan penghangat sekaligus pendingin, layar Multi Function Display 12 inci dengan sistem SYNC 4 tersambung ke 8 speaker high series. Satu fitur yang lumayan menarik perhatian: Power Inverter 400W di dalam kabin untuk menyuplai perangkat elektronik.
Everest Platinum, di sisi lain, hadir sebagai SUV termahal Ford di Indonesia, satu tingkat di atas varian Titanium yang masih mengandalkan mesin 2.0L bi-turbo. Mesin V6 yang sama ditanam di sini, tapi pembeda ada pada paket kemewahan kabin: setir berlapis kulit dengan penghangat, panoramic sunroof dual panel, sistem audio 12 speaker plus subwoofer. Pintu bagasinya pakai electronic power lift gate dengan sensor hands free, sentuhan kecil yang terasa mahal dalam pemakaian harian.
Dimensi Everest Platinum: panjang 4.914 mm, lebar 1.923 mm, tinggi 1.841 mm, wheelbase 2.900 mm, ground clearance 227 mm.
Fitur keselamatan aktif ADAS keduanya komplet. Collision Mitigation System, Adaptive Speed Control dengan fungsi Stop/Go, Blind Spot Information System dengan Cross Traffic Alert, Reverse Brake Assist, hingga kamera 360 derajat semuanya hadir. Standar yang sepadan untuk kelas ini.
Soal harga, belum ada angka resmi yang diumumkan saat artikel ini ditulis. Khusus Ranger Platinum, Ford RMA Indonesia menyebut angka akan dirilis di GIIAS 2026. Dengan V6 di balik kap, kalau ekspektasinya murah, bisa jadi yang kecewa duluan adalah dompet pembelinya.