SELASA, 13 OKTOBER 2026

Home  ›  Bisnis  ›  Emas Antam dan Pegadaian Sama-Sama Melemah Selasa...

Bisnis

Emas Antam dan Pegadaian Sama-Sama Melemah Selasa Ini, Spread Buyback Menganga Rp263 Ribu

Harga jual emas Antam turun Rp20.000 ke Rp2.615.000 per gram, sementara harga buyback anjlok lebih dalam Rp43.000 ke Rp2.352.000 per gram. Di Pegadaian, tiga merek emas serentak terkoreksi.

Harga buyback emas Antam hari Selasa (14/7) anjlok Rp43.000 per gram

Harga emas hari ini tidak memberi kabar baik bagi pemegang logam kuning, baik yang menyimpan di dompet maupun di brankas Pegadaian. Selasa (14/7), harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam terkoreksi Rp20.000 ke level Rp2.615.000 per gram. Harga buyback ambles lebih dalam, Rp43.000, menjadi Rp2.352.000 per gram.

Spread antara harga jual dan harga beli kembali kini menganga di angka Rp263.000 per gram. Lumayan perih, terutama bagi investor yang berencana melikuidasi posisi dalam waktu dekat, karena belum termasuk potongan PPh Pasal 22 sebesar 1,5% untuk pemegang NPWP dan 3% bagi yang tidak punya NPWP.

Di Pegadaian, nasibnya tak jauh berbeda. Tiga merek emas yang diperdagangkan di platform itu, yakni Galeri24, Antam, dan UBS, serempak turun dibanding harga Senin (13/7). Galeri24 kini berada di Rp2.587.000 per gram dari sebelumnya Rp2.612.000. Antam di Pegadaian dibanderol Rp2.720.000 dari Rp2.741.000. UBS turun ke Rp2.599.000 dari Rp2.624.000 per gram.

Satu hal yang mencolok: harga Antam di Pegadaian lebih mahal sekitar Rp105.000 dibanding harga resmi di laman Logam Mulia untuk ukuran 1 gram. Agaknya ini cerminan margin distribusi dan layanan yang diperhitungkan Pegadaian dalam struktur harganya.

Kalau ditarik ke awal tahun, emas Antam dibuka 2026 di posisi Rp2.488.000 per gram. Artinya, meski hari ini melemah, harga masih naik sekitar 5% secara year-to-date. Tapi ada konteks yang tak boleh dilewatkan: rekor tertinggi sepanjang masa tercatat pada 29 Januari 2026 di level Rp3.168.000 per gram. Dari puncak itu, harga kini sudah tergerus hampir 17,5%. Bukan angka kecil.

Bagi pembeli baru, koreksi ini bisa jadi momen akumulasi yang menarik, meski ketidakpastian global belum sepenuhnya surut. Bagi yang sudah nyangkut di sekitar level ATH? Perjalanan balik ke titik impas masih panjang. Pertanyaannya, berapa lama mereka sanggup menunggu.