SELASA, 13 OKTOBER 2026

Home  ›  Bisnis  ›  CZ Bebas dari Penjara, tapi Pengaruhnya di Kripto...

Bisnis

CZ Bebas dari Penjara, tapi Pengaruhnya di Kripto Tak Pernah Benar-benar Pergi

Changpeng Zhao kembali menikmati kehidupan di Abu Dhabi setelah empat bulan mendekam di penjara AS, dengan kekayaan mayoritas di Binance tetap utuh dan jaringan pengaruhnya di Timur Tengah kian menguat.

CZ Kembali Menikmati Kekayaan dan Pengaruh di UEA

Hanya 26 menit setelah melangkah keluar dari penjara federal di Lompoc, California, jet pribadi Changpeng Zhao sudah mengudara menuju Abu Dhabi. Kecepatan itu agaknya mencerminkan seberapa siap ia untuk kembali, seolah jeda empat bulan di sel hanyalah gangguan kecil dalam agenda yang jauh lebih besar.

Zhao, 49 tahun, pendiri Binance yang kini menetap di Pulau Saadiyat, kawasan eksklusif di Abu Dhabi, menjalani rutinitas yang sulit disebut kehidupan orang biasa. Vila sembilan kamar tidur yang ditaksir senilai USD 5 juta, empat pengawal, koki pribadi, dan sebuah kapal pesiar bernama Da Moon menjadi latar kesehariannya bersama pasangannya He Yi dan ketiga anak mereka. Ruang kebugaran, ruang bermain, piano Steinway. Lengkap.

Ia punya versi lain soal ini. Ketika reporter New York Times mengunjungi kediamannya Juni lalu, Zhao dengan santai menunjuk SUV Nissan putih parkirannya sebagai kendaraan pilihan. "Lamborghini saya," sebutnya sambil tertawa, merujuk pada mobil yang terasa kontras dengan properti USD 150 juta milik tetangganya. Bisa jadi memang begitu standar kesederhanaan di kawasan itu.

Soal kekayaan, angkanya masih jadi perdebatan yang menarik. Forbes menempatkan hartanya di USD 114,6 miliar per 7 Oktober, atau sekitar Rp1.860 triliun, yang mendudukkannya di peringkat ke-18 orang terkaya dunia. Zhao menampik estimasi itu keras-keras, mengklaim angka sebenarnya berada di kisaran USD 10 miliar hingga USD 30 miliar. Selisih yang bukan angka kecil. Ia bahkan bilang kehidupan nyaman sebenarnya cukup dengan USD 10 juta saja, pernyataan yang agak susah ditelan dari seseorang yang bepergian dengan jet pribadi.

Aksesnya tidak pudar. Sepanjang perjalanan pasca-bebas, Zhao berkeliling Pakistan, Filipina, dan Kirgistan sebagai penasihat regulasi kripto. Di UEA, ia memiliki hubungan dekat dengan Sheikh Tahnoon bin Zayed Al Nahyan, salah satu investor paling berpengaruh di kawasan yang mengawasi portofolio besar di bidang teknologi dan AI. Bahkan Presiden UEA Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan disebut secara pribadi menghampiri Zhao untuk menanyakan kondisinya dan menawarkan bantuan. Hubungan semacam itu tidak tumbuh dalam empat bulan, dan hukuman penjara pun tak mampu mengikisnya.

UEA memang sudah lama jadi rumah Zhao. Sejak kunjungan pertamanya ke Dubai tahun 2021, ia memperoleh visa tinggal jangka panjang dalam waktu kurang dari 12 jam, lalu kewarganegaraan UEA beserta paspor untuk seluruh keluarganya. Kecepatan proses itu sendiri sudah bicara banyak.

Secara formal, ia sudah mundur dari Binance. Pada November 2023, Zhao mengaku bersalah atas kegagalan perusahaannya mempertahankan program anti pencucian uang, membayar denda USD 50 juta dari kantong sendiri, sementara Binance menyepakati penyelesaian USD 4,3 miliar dengan otoritas AS. Ia kemudian menjalani hukuman di Lompoc mulai 30 Mei 2024 dan bebas 27 September 2024. He Yi, pasangannya, kini menjabat sebagai salah satu dari dua co-CEO Binance. Kepemilikan mayoritas Zhao? Tetap utuh.

Lalu datang babak yang membuat sebagian pengamat mengernyitkan dahi. Oktober 2025, Donald Trump memberikan pengampunan penuh kepada Zhao. Keputusan itu muncul beberapa bulan setelah Binance menerima stablecoin USD1 yang diterbitkan World Liberty Financial, entitas kripto terafiliasi keluarga Trump, sebagai alat pembayaran untuk investasi senilai USD 2 miliar oleh perusahaan MGX asal Abu Dhabi. Entah kebetulan atau tidak, rangkaian kejadian itu sulit diabaikan begitu saja.

Di luar Binance, Zhao menyebut dirinya penasihat 10 hingga 20 entitas pemerintah sekaligus, mentor bagi pendiri startup teknologi, dan investor aktif melalui YZi Labs. Portofolionya mencakup sejumlah startup tak biasa, termasuk perusahaan yang mengembangkan teknologi rahim buatan. Masif, kalau boleh jujur. Ia juga membangun Giggle Academy, platform pendidikan gratis yang mengklaim sudah menarik 600.000 pengguna.

Pertanyaannya, berapa lama ritme ini bertahan sebelum ada gesekan baru?

"Saya sangat menikmati menghabiskan waktu bersama keluarga, orang-orang adalah hal terpenting dalam hidup," ungkap Zhao. Filosofi yang terdengar tulus, meski sulit dipisahkan dari kenyataan bahwa waktu bersama keluarga itu dijalani di vila Pulau Saadiyat dengan kapal pesiar sandar di depannya.