Amazon Prime Day 2026 tidak menunggu sampai Juli. Tahun ini jadwal digeser ke 23-26 Juni, artinya pelanggan sudah punya hampir sepekan penuh untuk berburu penawaran sebelum acara inti resmi bergulir.
Salvo diskon awal sudah ditembakkan. iRobot Roomba 105 Robot Vacuum/Mop Combo kini dipatok $169, turun dari harga normal $320, potongan hampir separuh. Apple AirPods Pro 3 menyusul di $179 dari sebelumnya $249. Ada juga Stanley Quencher H2.0 Tumbler di $30 dan Shark FlexBreeze Pro Mist Fan dengan harga diskon $200. Jujur saja, susah diabaikan.
Merek-merek yang terseret dalam gelombang ini cukup variatif: Apple, Keurig, Hanes, hingga Shark. Timing-nya agaknya bukan kebetulan. Amazon membidik momentum musim panas, ketika permintaan konsumen untuk kipas angin, tumbler, dan peralatan rumah tangga sedang di puncaknya.
Selama acara berlangsung, kategori yang biasanya paling dihajar diskon mencakup produk berlabel Amazon sendiri seperti Fire TV dan Kindle, vacuum cleaner, alat masak, furnitur teras, hingga perlengkapan perawatan taman. Fashion musim panas dan produk perawatan kulit ikut masuk radar, dua kategori yang selama ini jadi favorit pemburu diskon.
Prime Day sering dibandingkan dengan Black Friday. Perbandingan itu tidak sepenuhnya keliru. Dari sisi kedalaman diskon, keduanya bermain di lapangan yang sama. Bedanya ada di karakter produk: Prime Day lebih berat ke ekosistem Amazon dan kebutuhan rumah tangga, Black Friday condong ke kecantikan, pakaian, dan elektronik besar. Dua acara, dua strategi.
Bagi konsumen yang sudah punya daftar incaran, pesannya sederhana: pantau harga sekarang. Banyak produk dalam gelombang diskon awal ini sudah berada di titik harga terendah dalam 30 hari terakhir, dan tidak ada jaminan angka itu akan turun lebih jauh saat acara utama tiba. Kalau data ini bisa dipercaya, siapa cepat memang siapa cuan.